Sharp Greenerator; Komunitas Anak Muda Peduli Lingkungan

Sharp Greenerator; Komunitas Anak Muda Peduli Lingkungan

Surabaya, Kabarindo- PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) telah meluncurkan komunitas pencinta lingkungan yang diikuti oleh anak-anak muda se-Jabodetabek di Kebun Raya Bogor.

Komunitas hijau tersebut dinamai Sharp Greenerator, yang dimaksudkan untuk membangkitkan semangat dan menggerakkan generasi muda akan pentingnya melestarikan lingkungan dan konservasi keanekaragaman hayati.
Menurut Haruhiko Sano, General Manager Brand Strategy Group Division SEID, Sharp Greenerator merupakan wujud nyata dari komitmen SEID untuk terus memberikan timbal balik kepada lingkungan dan masyarakat di manapun Sharp beroperasi. Diharapkan, komunitas ini dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan energi positif di bidang pelestarian lingkungan, memfasilitasi para siswa untuk memperdalam pengetahuan mengenai masalah lingkungan, mendorong mereka untuk melakukan aksi nyata penyelamatan bumi serta membentuk duta-duta lingkungan dari kalangan siswa.

“Kami juga ingin memberikan pengalaman kepada mereka untuk melihat, mendengar dan merasakan secara langsung alam bebas agar mampu memahami tata ekosistem yang sesungguhnya,” ujarnya dalam rilis yang diterima pada Senin (14/12/2015).

Pandu Setio, Manager PR, CSR & Promotion SEID, mengatakan Sharp Greenerator terbuka untuk para pelajar SMA se-Jabodetabek. Untuk mendaftarkan diri, silakan kunjungi laman sharpindonesia.com/sharpgreenerator dan mengisi formulir.

Saat komunitas diluncurkan, anggota yang terdaftar mencapai lebih dari 50 orang dari berbagai SMA di Jabodetabek. Mereka diajak tur berkeliling Kebun Raya Bogor dalam ajang wisata flora guna lebih mengenal keanekaragaman tumbuhan. Nantinya, para siswa yang tergabung dalam Sharp Greenerator akan memperoleh lebih banyak kesempatan untuk mengikuti berbagai workshop pelestarian lingkungan rutin bersama SEID.

Untuk mendukung aktivitas komunitas, SEID menggandeng sejumlah mitra organisasi nirlaba lingkungan hidup, yaitu Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Kebun Raya Bogor untuk aktivitas pelestarian keanekaragaman hayati, Transformasi Hijau (Trashi) untuk aktivitas terkait isu Reduce, Reuse Recycle dan budidaya organik, Yayasan Terumbu Karang Indonesia (Terangi) untuk aktivitas konservasi ekosistem laut dan pesisir, World Wild Fund (WWF) Indonesia untuk isu terkait perubahan iklim dan energi terbarukan serta Borneo Orangutan Survival (BOS) Foundation untuk aktivitas konservasi orangutan.

“Itikad Sharp untuk membentuk generasi muda sadar lingkungan tak akan dapat terwujud tanpa dukungan dari organisasi nirlaba yang telah berhasil melangkah lebih jauh dalam mengubah dunia melalui spirit hijau. Dengan dukungan mereka, kami optimis para anggota komunitas dapat menyalurkan semangat dan pengetahuan yang diperoleh kepada lebih banyak anak muda, sehingga impian kita semua untuk memiliki bumi yang lestari dapat terwujud tak lama lagi,” ujar Pandu.