Seniman Australia; Jelajahi Perubahan Dunia

Seniman Australia; Jelajahi Perubahan Dunia

Jakarta, Kabarindo- Asialink Arts dan BLINDSIDE dengan gembira mempersembahkan Vertigo sebagai bagian dari Program Pameran Keliling Seni Asialink 2014 (Asialink Arts Touring Exhibition Program).
 
Mengambil nama dari film Hitchcock dengan judul yang sama, Vertigo mengkaji efek-efek disorientasi perubahan cepat lingkungan global.
 
Dengan Claire Anna Watson sebagai kurator, Vertigo mempersembahkan karya sepuluh seniman kontemporer Australia: Boe-lin Bastian, Cate Consandine, Simon Finn, Justine Khamara, Bonnie Lane, Kristin McIver, Kiron Robinson, Kate Shaw, Tania Smith dan Alice Wormald. Dengan mempersembahkan karya lukisan, video, kolase dan patung, para seniman tersebut menggunakan berbagai strategi dalam upaya mereka untuk memahami dunia sekitar mereka.
 
Dengan berkeliling ke Indonesia, Taiwan dan Korea, Vertigo akan menghadirkan kesempatan kepada para penonton di kawasan untuk berkiprah baik dalam tema-tema pribadi maupun universal yang dijelajahi dalam praktik-praktik para seniman, dan memperoleh pandangan budaya visual kontemporer Australia.
 
Direktur Asialink Arts Lesley Alway berujar, ‘Bercermin pada dunia yang mengalami percepatan dan kerisauan-kerisauan yang terkait dengannya, Vertigo mempersembahkan pencarian keseimbangan dan evaluasi ulang tentang prioritas dan kemungkinan-kemungkinan masa depan. Pada saat di mana kita terkoneksi secara global dan melakukan pencarian koneksi, dialog tentang bagaimana kita hidup dan membayangkan masa depan menjadi lebih penting dari sebelumnya.’
 
Vertigo dibuka untuk kali pertama di Indonesia di Galeri Soemardja – Institut Teknologi Bandung, pada 20 Maret. Kemudian akan berkeliling ke Museum Seni Kontemporer di Taipei, lalu ke Galeri Seni POSCO di Seoul.