Sekar Nusa Akhir Tahun 2016; Sukses Gelar Balai Rakyat Menari Bersama 300 Anak

Sekar Nusa Akhir Tahun 2016; Sukses Gelar Balai Rakyat Menari Bersama 300 Anak

GOR Kebayoran Baru, Jakarta, Kabarindo- Anda tentu sepakat dan pasti berdecak kagum atas inisiasi cerdasi dari Sekar Nusa yang akhir tahun ini tetap giat menggelar #GenerasiBerbudaya.

Masih ingat dengan Jelajah Budaya Dayak, Jawa dan lainnya semua itu adalah rekan jejak yang inspiratif menggerakkan lingkungan 'Membangun Generasi Berbudaya-Generasi Titanium Indonesia 4.0' kali ini Sekar Nusa menggandeng banyak pihak seperti raih dukungan dari Palyja, Galenium lab, Asean Book Foundation, Kantor Perpustakaan & Arsip Jaksel, A2G, The Asia Foundation dan masih banyak lagi lainnya.

"Akhir tahun ini Ibu PKK kami ajari line dance nusantara. Senang sekali karena ada lebih dari 50 ibu yang berline dance termasuk rang tua anak-anak sekar nusa. Acara yang bertajuk Balai Rakyat Menari bersama 300 Anak ini diikuti dari 9 sekolah sekitar GOR sehingga total yang ikut 245 anak plus Sekarnusa ada 60 anak sehingga target tercapai 300an lebih anak-anak bersukacinta menari dan mengenal banyak kesenian. Termasuk tentu saja donge dari Paman Gerry dan solois AlleQua Perucha dengan suara emasnya menghibur anak-anak. Selain itu ada permainan edukatif, kriya dan bazaar," jelas Arie Bekti Budi Hastuari sebagai pengagas Sekar Nusa dan penanggung jawab acara tersebut.

Lanjut ia jelaskan bahwa acara ini adalah wadah silaturahmi antar warga sekitar balai rakyat terutama sekolah-sekolah di dekat sehingga memberikan awareness pada warga bahwa melalui seni warga bisa menyambung toleransi untuk bisa saling menjaga.

Inilah Indonesia KITA yang sebenarya, seloroh kak Arie demikian ia disapa bersama di WAG WowSaveID bersama dengan Kak Seto, Kak Kasandra, Kak Baby Jim Aditya, dengan banyak guru besar dan lainnya.

Terpuji, Yayasan Sekar Nusa menyebarkan cinta seni budaya Nusantara pada anak-anak di pemukiman padat.


"Senang sekali 300-an anak-anak menari yang diprakarsai oleh caat dan lurah, tari saman dari gabungan 2 sekolah, kemudia ada marawis 3 sekolah, sementara 5 sekolah lainnya belajar menari massal dari tutorial YouTube yg sudah Sekar Nusa persiapkan, " celetuk Kak Arie renyah sambil melempar senyum.


Redaksi tak berhenti berdecak kagum karena banyak pihak menggunakan sanggar sebagai cara mengubah perilaku seseorang terutama anak dalam menyiapkan masa depan mereka untuk bisa lebih toleran, meningkatkan rasa positif mereka serta menanamkan nilai-nilai dari sebuah sanggar yaitu mendengarkan, saling menghormati, sabar, percaya diri, disiplin, banyak sahabat.

Sekar Nusa yang telah berdharma untuk anak negeri sejak oktober 2014 sudah membuat Pekan Budaya Dayak bersama 1000 anak, setu babakan menari bersama 1000 anak.

Sanggar dimulai pada oktober 2015 dan telah mempunyai murid 130. Berbiaya 10 rb rupiah perbulan. Banyak pentas yg telah di penuhi anak2 sekar nusa; a.l ; di palyja, hotel borobudur, balai kartini, museum layang2, tempo scan, bank Indonesia,  perpustakaan Jaksel.

Sejumlah pihak telah banyak membantu terealisasinya acara Sekar Nusa tersebut seperti bina vokalia, Sandi Sinaga dan Karamia Ismi ( pemain biola), paman Gery Puraatmaja ( pendongeng), allequa perucha ( dongeng n penyanyi), art nouveau ( art tgerapist) dan masih banyak lagi lainnya.

Sekar Nusa adalah bagian organik dari WoWSaveID yang terus menerus menerus wujudkan GTI 4.0 yakni Generasi Titanium Indonesia 4.0


Ayo Terus Menerus Menari Karena berbudaya itu INDONESIA KITA...................!