Sebastian Gunawan; Gelar Koleksi Sambut Imlek 2015

Sebastian Gunawan; Gelar Koleksi Sambut Imlek 2015

Jakarta, Kabarindo- Sejak tahun 2010, desainer Sebastian Gunawan dan Cristina Panarese rutin menghelat pagelaran busana menyambut perayaan tahun baru Imlek.

Bukan hal mudah untuk menyajikan kreasi yang unik dan berbeda dengan inspirasi oriental untuk momen spesifik tersebut. Tahun ini, dengan tajuk Moon Dance, keduanya kembali menyajikan kreasi-kreasi busana bernuansa oriental yang diinterpretasikan ulang dengan konsep kekinian, namun dengan "rasa" lebih segar.

"Koleksi Moon Dance, itu terinspirasi dari selebrasi tahun baru penanggalan masyarakat Tiongkok yang mengikuti perputaran bulan. Masyarakat Tionghoa sangat senang sambut selebrasi ini. Maka kreasinya disiapkan untuk perayaan yang beragam dan meriah," kata Sebastian kepada Beritasatu.com sesaat sebelum peragaan di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (3/2).

Sebanyak 68 total look ditampilkan desainer yang akrab disapa Seba di malam itu. Dimulai dengan kreasi yang menunjukkan kemeriahan, terlihat dari perpaduan warna-warni pada satu busana. Sebagian besar menampilkan nuansa oriental lewat bentuk kerah khas cheongsam. Diakui sang desainer, untuk memperluas eksplorasinya, ia mencari juga bentuk lain kekhasan dalam busana vintage dari Tiongkok.

"Dalam riset, saya melihat salah satu jenis busana pakaian dalam masyarakat Tiongkok di masa lalu. Bentuknya mirip tank top, namun bentuknya sedikit berbeda. Hal itu saya interpretasikan ulang untuk dibuat dalam bentuk gaun," jelas Seba.

Koleksi yang ditampilkan cukup beragam dan memberi pandangan segar untuk busana menyambut tahun baru Imlek. Beberapa yang menarik dan patut disebut adalah gaun yang diperagakan model Dominique Diyose berupa gaun berbentuk A-line mulai dari pinggang, dan bagian atas yang ketat dengan kerah cheongsam.

Koleksi lainnya berupa jumpsuit dengan lipit kain kaku yang mirip lapel jas yang diletakkan di sisi lengan atas, sementara area dada ditutup dengan lace yang membentuk kerah cheongsam. Koleksi lain adalah penutup pundak mirip stola namun dibentuk seperti jubah dengan detail oriental pada bagian depan.

Eksplorasi cheongsam dalam koleksi Seba dieksplorasi dengan cara meninggikan kerah, menurunkan garis bahu, dan dipadukan dengan jenis busana yang umumnya berasal dari dunia Barat. Hal ini memberi perspektif baru dalam melihat busana khas Tiongkok tersebut.

Selain eksplorasi desain busana, Seba juga mengeksplorasi bahan busana. Beberapa bahan yang memancarkan kesan elegan, seperti lace, brokat, pique, damask, mikado, hingga jacquard. Untuk detail terlihat permainan piping (seperti pipa tipis) yang dibentuk untuk menciptakan motif tiga dimensi, permainan kancing, hingga penggunaan Swarovski.

Suasana meriah dan festival selebrasi terlihat dari ragam warna yang hadir di panggung peraga, mulai dari hijau limau, merah, emas, jingga, putih, hitam, dan sebagainya.

Secara garis besar, eksplorasi-eksplorasi Seba untuk lini pertamanya ini menawarkan tampilan busana khas oriental yang segar untuk dikenakan dalam momen menyambut awal tahun yang baru seperti dilansir dari laman antaranews.