Sean Siap Raih Tambahan Poin; Di Nurburgring

Sean Siap Raih Tambahan Poin; Di Nurburgring

Jakarta, Kabarindo-  Kesibukan Sean Gelael dalam mengikuti ajang FIA Formula 3 Eropa pada pertengahan musim panas kali ini akan berakhir pada akhir pekan 15-17 Agustus mendatang di salah satu sirkuit terkenal Jerman, Nurburgring.

Ketika Tim Jagonya Ayam with Carlin membereskan seluruh perlengkapan pada hari Minggu malam nanti, di sirkuit yang dihiasi pemandangan indah dari pegunungan Eifel, maka kedepannya akan ada waktu istirahat panjang selama hampir dua bulan sebelum para pebalap akan kembali bertarung dalam dua seri tersisa untuk musim balap tahun ini.

Untungnya, Sean akan tetap memiliki banyak kesibukan. Tidak hanya kegiatan sehari-hari untuk menjaga kebugarannya dan bekerja dengan tim untuk terus mengasah kemampuan keluar dari mobil yang sangat penting bagi seorang pebalap dalam keadaan darurat, tetapi juga untuk memulai program kuliahnya di Inggris.

Sean yang mengendarai Dallara-Volkswagen berhasil dua kali finish dengan mendapatkan poin pada seri terakhir di Red Bull Ring Austria baru-baru ini, dimana ia mampu memperlihatkan kecepatan yang fanstastis pada saat race untuk  mendapatkan hasil yang lebih baik dari saat kualifikasi, dengan melakukan manuver menyalip  serta kemampuan yang baik untuk menghindari kecelakaan-kecelakaan yang terjadi di sekelilingnya.

Sean tahu bahwa ia harus kembali memperlihatkan kemampuannya tersebut di Nurburgring, yang dibangun pada tahun 1927 dan merupakan salah satu sirkuit paling bersejarah di dunia. Lintasan yang akan dipergunakan nanti merupakan versi yang lebih pendek dibandingkan dengan lintasan yang digunakan pada saat Nurburgring menjadi  tuan rumah Grand Prix Jerman setiap dua tahun sekali. Jadi, seluruh lintasan akan selalu dipenuhi oleh para pebalap yang akan bertarung sengit sepanjang pertandingan. Sean telah memperlihatkan bahwa hal itu tidak terlalu jadi masalah baginya, dimana pada tahun lalu di tempat yang sama, saat ia baru berusia 16 tahun,

Sean bertarung dari posisi start 23 menuju finish di posisi 13, yang mana merupakan hasil terbaiknya pada saat itu di Kejuaraan Formula 3 Eropa.

Tentu saja, sejak saat itu Sean telah mengalami perkembangan pesat. Ia kembali berhasil finish posisi 13 pada seri lainnya di musim 2013, dan di musim 2014 ini, Sean telah berhasil enam kali finish di posisi 10 besar, satu kali di posisi enam, satu kali posisi tujuh, satu kali posisi sembilan dan tiga kali di posisi sepuluh.

Dalam dunia balapan bermotor, sama seperti dalam olah raga-olah raga lain dengan pressure yang tinggi, tidaklah ada gunanya untuk terfokus pada pencapaian masa lalu. Anda harus melihat ke depan untuk menghadapi tantangan berikutnya. “Kita selalu melihat balapan berikutnya,” kata Sean. “ Kami akan benar-benar mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi Nurburgring dan semoga dapat berjalan dengan lancar. Tahun lalu hasil dari kualifikasi tidaklah begitu baik, tetapi kami bisa mendapatkan kemajuan yang berarti saat race. Tahun ini, saya bersama sebuah tim yang mempunyai pengalaman yang lebih banyak dan juga sudah memperoleh banyak kesuksesan. Jadi, apabila dibandingkan dengan tahun lalu maka tahun ini saya berangkat ke Nurburgring dengan tim yang berbeda, mobil yang berbeda dan tentu saja dengan pebalap yang lebih baik”

Sifat mendasar dalam  Formula 3 yang diikuti oleh hampir 30 pebalap muda dari seluruh dunia adalah mereka semua  berjuang untuk mendapatkan perhatian dari orang-orang di posisi puncak olah raga ini. Akibatnya adalah  bukan hanya Sean seorang yang telah berkembang menjadi pebalap yang lebih baik. Tetapi semua pebalap. Jadi, untuk bisa lebih maju, seorang pebalap harus dapat berkembang lebih baik dibandingkan dengan rata-rata pebalap lainnya. Sehingga si pebalap secara teratur bisa mendapatkan poin dalam setiap balapaan yang diikutinya. Sean akan berjuang untuk  melakukan itu sekali lagi di Nurburgring.