Sean Gelael; Siap Kelarin Balapan Terakhir 2015

Sean Gelael; Siap Kelarin Balapan Terakhir 2015

Jakarta, Kabarindo– Setelah menyelesaikan balapan kedua terakhir pada Kejuaraan GP2 akhir pekan lalu di Bahrain International Circuit, pebalap Indonesia, Sean Gelael melakukan perjalanan selama satu jam menggunakan pesawat ke arah selatan, ke Teluk Persia, menuju Yas Marina, tempat dilaksankanna balapan terakhir GP2 musim ini, yang merupakan balapan pendukung Abu Dhabi Grand Prix di  Uni Emirat Arab.

Sean yang masih berusia 19 tahun, mengalami akhir pekan yang mengecewakan di Bahrain, permasalahan pada mesin mobil menghambat kemajuannya, walaupun akhirnya mampu bangkit dan memperlihatkan bahwa dia adalah salah satu pebalap tercepat pada bagian akhir balapan dengan menggunakan mobil Jagonya Ayam yang didukung oleh Carlin.

Sirkuit Yas Marina selesai dibangun tahun 2009, dan Abu Dhabi Grand Prix  hampir selalu juga menghadirkan aksi-aksi pebalap GP2. Sean belum pernah membalap di sirkuit ini, jadi ini adalah suatu kondisi yang kurang menguntungkan bagi Sean apabila dibandingkan dengan pesaing-pesaingnya yang sudah memiliki pengalaman di sini.

Sebenarnya ada pebalap-pebalap lain yang juga belum pernah bertanding di sirkuit ini, tetapi mereka memiliki pengalaman melakukan testing pasca musim balap tahun lalu.

Yas Marina memiliki 21 tikungan dalam lintasan sepanjang 5,555 kilometer, memiliki dua jalur lurus yang panjang sebelum memasuki serangkaian tikungan yang seakan tanpa akhir di sekitar marina, yang membuat sirkuit ini seperti Monaco di padang pasir.  Selain itu, sirkuit ini juga memiliki jalur keluar pit-lane yang rumit, dimana seorang pebalap harus melalui belokan di dalam terowongan sebelum masuk kembali ke lintasan, kira-kira sama seperti kita keluar dari area parkir bawah tanah.

Yas Marina adalah sebuah sirkut yang sangat rumit untuk dipelajari dan juga sangat teknikal bagi seorang pebalap, jadi Sean harus  beradaptasi dengan cepat saat sesi latihan bebas, untuk menghadapi sesi kualifikasi. Selain itu, menyalip di sirkuit ini sangatlah susah, sehingga kualifikasi menjadi sangat penting.

Di atas program utama Sean tahun ini, yaitu Kejuaraan Formula Renault 3.5, keikutsertaannya di GP2 yang dimulai bulan Juli akan membuat total balapan akhir pekan Sean di 2015 adalah sebanyak 14 kali saat menyelesaikan balapan Abu Dhabi nanti, yang seluruhnya terdiri dari 27 races. Sean telah belajar banyak, dan semoga itu semua bisa memberikan manfaat yang baik baginya di 2016.

“Kami memiliki beberapa momen bagus di Formula Renault 3.5,” kata Sean, “tetapi di GP2 kami mengalami kesulitan karena saya tidak memulainya dari awal dan pebalap-pebalap lain sudah sangat berpengalaman. Abu Dhabi merupakan track baru bagi saya tetapi merupakan sesuatu yang harus diketahui semua pebalap yang ingin bersaing di top level, jadi saya akan mencoba fokus untuk memperoleh kemajuan akhir pekan ini. Saya ingin menyelesaikan musim tahun ini dengan sebaik-baiknya karena akan memberikan motivasi positif untuk ke depannya.”