Sean Gelael; Siap Beraksi Di Hungaroring

Sean Gelael; Siap Beraksi Di Hungaroring

Jakarta, Kabarindo- Baru-baru ini, Kejuaraan Formula Reanult 3.5 telah menyelesaikan tiga  dari empat seri dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama.

Sedangkan seri keempat sendiri akan segera dilaksanakan di Hungaroring pada tanggal 12-14 Juni, yang berarti Sean Gelael bersama dengan Tim Jagonya Ayam with Carlin akan segera kembali beraksi di lintasan balap.

Setelah memperoleh poin pertamanya di jalanan sempit dan berkelok-kelok Monte Carlo, pebalap berusia 18 tahun ini langsung menuju lintasan dengan jalur lurus yang panjang dan tikungan-tikungan yang menyapu hutan Spa-Francorchamps di Belgia, dimana Sean nyaris kembali mendulang poin. Dan sekarang Sean akan menuju suatu sirkuit yang merupakan kombinasi dari kedua sirkuit sebelumnya: Sirkuit Hungaroring. Terletak di daerah pedesaan sedikit di luar kota Budapest, dan merupakan sirkuit yang  sangat teknikal, dengan belokan berkecepatan sedang yang terus menerus. Bahkan, pada saat dibangun beberapa pebalap menggambarkan sirkuit ini sama seperti Monaco, hanya saja tanpa rumah-rumah di sekelilingnya.

Sirkuit Hungaroring dibangun pada tahun 1986, saat negara-negara Eropa Timur masih di bawah kontrol ketat para penguasa, sehingga merupakan suatu hal yang luar biasa saat Kejuaraan Formula 1 diadakan di sana pada Agustus tahun tersebut.

Tahun itu, balapan dimenangkan oleh Nelson Piquet setelah bertarung sengit melawan sang legenda, Ayrton Senna, dan sejak saat itu Hungaroring menjadi salah satu sirkuit terfavorit bagi para penggemar F1.

Belokan yang terus menerus, dan lintasan lurus yang hanya sedikit, menyebabkan saling mendahului antar pebalap hampirlah mustahil. Tapi Hungaroring juga terkenal akan cuacanya yang sangat panas, yang berarti  sangat sulit menjaga kondisi ban, dan juga sangat kecil kemungkinan terjadinya hujan untuk menambah keseruan setiap balapan.

Sean hanya pernah membalap satu kali di Hungaroring, dalam Kejuaraan Formula 3 Eropa tahun 2014. Dengan kepercayaan dirinya yang meningkat saat itu, setelah memperoleh poin pertamanya dalam Kejuaraan F3 Eropa di Pau, Sean menjalani pertarungan yang kompetitif di Hungaroring, dan masuk dalam posisi ke sepuluh saat balapan tinggal tersisa  empat lap dan mencatatkan namanya di papan skor untuk kedua kalinya secara berturut-turut.

Oleh karena itu, Hungaroring adalah salah satu sirkuit yang bersahabat dengan Sean, demikian pula dengan rekan satu timnya di Tim Jagonya Ayam with Carlin, Tom Dillmann. Di tahun 2013, pebalap Perancis ini berhasil berada di posisi terdepan saat start di Kejuaraan GP2 di sana, dan di 2014 Tom juga start dari baris terdepan.

Jadi sirkuit ini adalah sirkuit yang membuat seluruh tim memiliki kepercayaan diri. Sean sudah memperlihatkan kemampuannya di Hungaroring dengan mobil F3nya, sedangkan kecepatan Tom Dillmann di GP2, yang hampir sama dalam performa dengan mobil Formula 3.5, akan memberikan keuntungan tersendiri baginya saat para pebalap mulai menjalani sesi latihan bebas. Oleh karena itu, para pebalap harus mendapatkan data yang akurat dari awal pekan ini, untuk mendapatkan hasil yang terbaik bagi seluruh tim.

Dengan jeda waktu hampir satu bulan sebelum putaran Formula Renault 3.5 berikutnya di Red Bull Ring, Sean paham bahwa hasil yang baik di Hungaroring akan menambah semangatnya selama waktu istirahat antara kedua balapan tersebut. “Saya sangat menantikan balapan di Hungaroring ini,” kata Sean. “Tahun lalu saya menjalani salah satu sesi kualifikasi Formula 3 terbaik saya di sini, dan saya berharap bisa mengulanginya kembali di Formula Renault 3.5 Tentu akan sangat menyenangkan mendapatkan hasil yang baik  untuk mengakhiri periode balap sangat padat, saya benar-benar berharap untuk mendapatkan poin, dan saya pikir kita bisa mendapatkannya.”