Sean Gelael; Fokus Hadapi Red Bull Ring

Sean Gelael; Fokus Hadapi Red Bull Ring

Jakarta, Kabarindo- Dari rilis yang diterima redaksi siang tadi.

Periode sibuk Sean Gelael pada  pertengahan musim balap di Eropa terus berlanjut saat ia menuju ke Red Bull Ring untuk mengikuti seri ke delapan Kejuaraan FIA Formula 3 Eropa.

Kepercayaan diri pebalap muda Indonesia ini meningkat setelah berhasil naik podium tiga kali dalam keikutsertaanya pada  seri Formula 3 Inggris, di sirkuit Spa-Francorchamps, di mana Sean dua kali merebut posisi kedua, satu kali posisi ketiga dan sempat memimpin balapan selama lima putaran dengan menggunakan kendaraan Jagonya Ayam with Carlin Dallara-Volkswagen.

Sean juga telah mencetak poin di Kejuaraan FIA Formula 3 Eropa baru-baru ini, dan juga sudah cukup mengenal sirkuit di Austria ini dari balapan dan testing yang pernah dilakukan.

Tahun lalu, seri di Red Bull Ring dilakukan pada awal musim dan pada saat itu Sean sudah mampu bertarung di lini tengah. Hal ini menunjukkan bahwa Sean telah mengalami perkembangan  dibandingkan saat musim balap dimulai.

Di awal tahun ini, Sean dan tim kembali ke Red Bull Ring untuk melakukan tes pra musim, dimana Sean berada diantara 10 pebalap tercepat di beberapa sesi dan merasa bahwa dia bisa saja berada diantara 6 pebalap teratas saat dia mampu mendapatkan catatan waktu yang lebih baik dalam satu putaran.

Oleh karena itu, pebalap berusia 17 tahun ini yakin bisa mendapatkan tambahan poin di sirkuit yang merupakan sirkuit bersejarah dalam kancah balapan Eropa. Sirkuit ini pertama kali di buka di akhir tahun 60an sebagai The Osterreichring dan menjadi tuan rumah Austrian Grand Prix dari tahun 1970 sampai 1987.  Setelah dilakukan perubahan sekitar tahun 90an, sirkuit ini kembali menjadi tuan rumah seri Grand Prix dari tahun 1997 -2003. Dan kembali masuk dalam kalender Formula 1 pada awal tahun ini, setelah berada di bawah kepemilikan Red Bull.

Oleh karena itu, Red Bull Ring adalah salah satu sirkuit yang harus dapat dikuasai dengan baik oleh siapapun yang berusaha untuk menuju puncak, baik itu di ajang Formula 1 ataupun kejuaraan-kejuaraan motorsport dunia  lainnya pada level tertinggi. Memiliki lintasan lurus yang panjang, tikungan sempit berkarakter cepat, serta lekukan-lekukan yang membuat lintasan ini menuntut setiap pebalap harus berada pada performa terbaiknya – serta salah satu lintasan di mana para pebalap harus berusaha menghindar dari kecelakaan yang sulit terelakkan, terutama pada saat sekitar 30 pebalap muda saling bersaing ketat di ajang Formula 3.

“Saya sangat menantikan balapan di Red Bull Ring,” kata Sean. “Sangatlah bagus bagi saya untuk mendapatkan balapan tambahan di seri Formula 3 Inggris, di Spa, dimana saat itulah saya mendapat kesempatan untuk mencoba hal-hal baru di kendaraan saya yang dapat membantu dalam mengikuti Kejuaraan Formula 3 Eropa. Apapun bisa terjadi di lintasan, bisa saja akan sangat panas, banyak petir, atau malah turun salju seperti saat kami melakukan testing di musim semi kemarin. Sehingga biasanya akan menjadi suatu akhir pekan yang benar-benar tidak terduga.”

Balapan akhir pekan di Austria akan dimulai pada hari Jumat 1 Agustus dengan latihan bebas dan kualifikasi untuk race pertama. Di hari Sabtu akan dilangsungkan race pertama, serta kualifikasi race kedua dan ketiga, dan di hari Minggu, Sean dan pesaingnya akan bertarung  di race kedua dan ketiga.

Apabila semuanya berjalan lancar, Sean memiliki kesempatan untuk memperbaiki posisinya yang sementara berada di 19, menjadi posisi 15, yang perbedaan poinnya tidak terlalu jauh dan akan menjadi pencapaian yang sangat baik bagi seseorang yang baru saja menjalani musim balapan  keduanya di Eropa.