Scomdex 2014; Tampilkan Smart Robot

Scomdex 2014; Tampilkan Smart Robot

Surabaya, Kabarindo- Pameran teknologi informasi (TI) yang diadakan Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo) Jatim, Scomdex 2014, menampilkan smart robot.

Scomdex digelar setiap tahun. Kali ini berlangsung selama 1-5 Oktober di Grand City Mall Surabaya yang diikuti 65 vendor.

Smart Robot merupakan salah satu teknologi modern yang ditampilkan selain gadget dari berbagai merek yang mencakup smartphone, tablet dan laptop.

Ketua Apkomindo Jatim, Kurniawan, mengatakan pameran ini bertujuan memenuhi semua kebutuhan TI masyarakat. Karena itu menggabungkan semua unsur TI yang bersifat lebih luas, termasuk teknologi robot.

Sunaryo, pemeraga alat-alat inovatif dan teknologi, mengatakan Smart Robot tersebut merupakan yang pertama di Indonesia yang bisa dikendalikan dengan ponsel android apapun. Kemampuan robot ini bisa diaplikasikan pada kehidupan sehari-hari karena memiliki kemampuan seperti melompat, menyelam, merayap dan terbang.

“Smart Robot ini beda dengan robot biasa. Lebih cerdas,” ujarnya.
Sayangnya robot tersebut masih diimpor dari Jepang. Sunaryo membawa Smart Robot dalam pameran tersebut untuk bisa dipelajari oleh mereka yang menggeluti robotika. Diharapkan, teknologi ini bisa segera dikembangkan di Indonesia.

Selain robot, ada pula teknologi pena 3D, printer 3D yang mampu mencetak apapun menjadi bentuk 3 dimensi, T-shirt LED yang bisa diprogram dan socket yang bisa dikendalikan dengan wifi sekalipun kita berada di luar negeri. Juga ditampilkan Unicycle, alat transportasi yang bisa dinaiki perorangan, yang dimodifikasi dengan teknologi gyroscope.

Ketua Bidang Pameran Scomdex 2014, Joko Suntoro, menargetkan Scomdex 2014 akan dikunjungi 50 ribu orang dan menghasilkan transaksi Rp.10 miliar. Target ini sama dengan yang dipatok pada event tahun lalu. Ia optimistis, target ini akan tercapai.

Kurniawan memprediksi penjualan smartphone akan meningkat karena kebutuhan terhadap ponsel yang makin canggih dangan banyak fitur, juga pengaruh gaya hidup. Penjualan laptop juga akan cukup tinggi karena tetap dibutuhkan meski orang memiliki tablet.
“Laptop tetap dibutuhkan untuk mengetik pekerjaan dalam waktu lama. Ukuran layar yang lebih besar dibandingkan tablet memudahkan untuk mengetik,” ujarnya.