Sanggar Lukis Anak Daun Unjuk Karya; Di Singgasana Hotel Surabaya

Sanggar Lukis Anak Daun Unjuk Karya; Di Singgasana Hotel Surabaya

Surabaya, Kabarindo- Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia beberapa waktu lalu, Hotel Singgasana Surabaya mengadakan pameran lukisan anak-anak bekerja sama dengan Satu Bumi Nusantara dan Sanggar Lukis Anak Daun.

Menurut Virtaloka, Humas Singgasana Surabaya, kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan. Kali ini menampilkan karya anak-anak Indonesia yang telah berprestasi di event internasional.

Pameran tersebut mengambil tema Anak-Anak Juara yang menampilkan karya 35 pelukis anak, tiga dari mereka adalah anak autis. Sebanyak 60 lukisan karya terbaik mereka akan dipamerkan selama 10 Juni-9 Juli di lobi hotel.

Beberapa dari mereka pernah menjuarai event internasional yang diselenggarakan oleh lembaga PBB seperti UNEP, UNICEF, UNIESCO dan HAM internasional, maupun yang diadakan lembaga negara, galeri internasional dan lembaga swasta non-komersial seperti lingkungan hidup, pegiat perdamaian, peduli kanker dan lainnya. Sebagian mereka juga pernah mewakili Indonesia dalam berbagai pameran internasional di Kanada dan Rusia.

Anak-anak berprestasi tersebut diantaranya Thifalia Raudina Mahardya, Kennard Alvaro Hadinata, Claudine Alexa Melody Hastono, Ramadika Putra Santosa dan Aprili Salwa Aqillah.

“Pameran ini diharapkan dapat mendorong mereka untuk meningkatkan prestasi, memupuk kecintaan anak-anak terhadap lingkungan sekitar serta menginspirasi anak-anak lain untuk berkreasi dan berprestasi,” ujar General Manager Singgasana Surabaya, Budhy Guntur Iriansah.

Lukisan yang ditampilkan anak-anak tersebut beragam. Ada yang memperlihatkan keceriaan anak-anak bermain, rumah, binatang maupun alam seperti gunung, pepohonan dan bunga-bungaan.

Selain lukisan yang dipamerkan di lobi, juga diadakan kegiatan melukis di atas lampion dan kertas layang-layang yang diikuti belasan anak. Mereka asyik mengoleskan cat warna-warni sambil sesekali bertanya pada orang tua mereka tentang warna apa yang sebaiknya digunakan. Ada pula yang berkomentar tentang warna yang dipilih teman lainnya.

Lampion-lampion tersebut kemudian dilipat membentuk segitiga yang cantik. Anak-anak tampak gembira dan puas terhadap hasil karya mereka. Lampion maupun layang-layang yang sudah dilukisi boleh dibawa pulang mereka.