Samsung Electronics Gandeng Habitat for Humanity; Bantu 2.000 Penduduk Berpenghasilan Rendah Di Bangka

Samsung Electronics Gandeng Habitat for Humanity; Bantu 2.000 Penduduk Berpenghasilan Rendah Di Bangka

Surabaya, Kabarindo- Samsung Electronics Co Ltd. bekerja sama dengan Habitat for Humanity membantu penduduk berpenghasilan rendah di Pulau Bangka.

Bantuan tersebut berfokus pada perbaikan rumah, akses yang lebih baik terhadap air bersih dan sanitasi serta peningkatan kesempatan kejuruan dan pendidikan. Program ini bertujuan memperbaiki kualitas hidup bagi lebih dari 2.000 di Bangka.

Terletak di sebelah timur Sumatera, Bangka dan sekitarnya merupakan produsen timah terbesar di dunia yang merupakan komponen penting dalam perangkat elektronik termasuk ponsel. Meskipun pulau ini kaya sumber daya alam dan mineral, praktik penambangan ilegal dan berbahaya telah mengancam lingkungan dan membuat penduduk Bangka menghadapi berbagai risiko kesehatan.

Samsung Electronics bersama Habitat for Humanity Indonesia akan menerapkan program revitalisasi dan pengembangan komunitas selama tiga tahun di dua desa di Bangka. Di desa Penagan, rumah layak huni akan dibangun untuk lebih dari 100 keluarga. Akses air bersih dan sanitasi yang lebih baik akan diberikan kepada 200 keluarga tambahan. Juga 300 orang akan menerima pelatihan konstruksi dasar, air bersih dan sanitasi serta pendidikan keuangan. Selain itu, 100 orang akan menerima pelatihan pekerjaan dan vokasi.

Di desa Opas Indah, akan dibangun Samsung Smart Library berteknologi tinggi untuk digunakan oleh siswa dan masyarakat, di mana berbagai kursus pelatihan akan diadakan secara regular di sana. Program ini sejalan dengan program pengembangan desa milik pemerintah daerah Bangka Belitung yaitu ADES (Adopsi Desa Sosial/Miskin).

“Samsung Electronics berkomitmen untuk membantu memecahkan masalah sosial melalui teknologi dan inovasi. Kemitraan dengan Habitat for Humanity akan membawa kami berpartisipasi aktif dalam memecahkan tantangan masyarakat di Bangka yang dipicu oleh penambangan timah dengan menyediakan rumah layak huni, pendidikan digital serta kesempatan pelatihan-pelatihan teknis,” kata Soojin Kim, Vice President Global Public Affairs di Samsung Electronics, dalam rilis yang diterima pada Kamis (16/11/2017).

Sejak 2013, Samsung Electronics telah menjadi anggota Tin Working Group (TWG), sebuah inisiatif sukarela dari berbagai pihak untuk menangani masalah penambangan timah di Bangka-Belitung. Samsung bekerja sama dengan Habitat for Humanity untuk memperbaiki perumahan dan sanitasi lingkungan serta memberikan akses ke pendidikan digital di wilayah tersebut melalui proyek yang akan diluncurkan untuk tiga tahun ke depan senilai 750.000 dolar AS. Ini merupakan hasil mobilisasi Samsung Electronics Employee Donation Fund. Sebagai bagian dari program ini, Samsung mendukung program pendidikan kesehatan dan keselamatan bagi para penambang rakyat di wilayah tersebut.

“Pendidikan sangat penting bagi masyarakat, terutama anak-anak, sebagai generasi penerus harus mendapatkan kesempatan belajar dan fasilitas pendidikan yang layak untuk mendukung keberhasilan mereka. Kami meyakini rumah layak huni adalah awal yang baik dan sangat menentukan bagi kehidupan, termasuk faktor pendidikan,” kata David Gabriel Ardhani, Direktur Nasional Habitat for Humanity Indonesia.

Samsung Electronics dan Habitat for Humanity telah bermitra sejak 2013, mendukung berbagai proyek di tujuh negara termasuk Vietnam dan Nepal. Di Indonesia, pada 2016 Samsung bersama Habitat of Humanity telah membangun 31 rumah layak huni, Samsung Smart Library dan balai warga di desa Rowosari, Jawa Tengah.