SUCI 5 Sambangi Kota Pahlawan; Cari Komika Berbakat Siap Jadi Entertainer

SUCI 5 Sambangi Kota Pahlawan; Cari Komika Berbakat Siap Jadi Entertainer

Surabaya, Kabarindo- Kompas TV menggelar ajang pencarian bakat Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) 5 yang mengusung tema Born To Be a Star.
 
Menurut Executive Produser SUCI 5, Argalaras, ajang tersebut diadakan untuk mencari komika-komika berbakat yang akan menjadi entertainer yang siap terjun ke panggung hiburan Indonesia.
 
“Kami mencari bibit-bibit baru yang berbakat untuk menjadi komika profesional dan entertainer di dunia hiburan Indonesia,” ujarnya.
 
Audisi diadakan di Pontianak, Makassar, Pekanbaru, Surabaya, Jogja, Bandung dan Jakarta. Di Surabaya audisi berlangsung di Gedung Cak Durasim, Taman Budaya Jatim, .
 
Ia optimistis audisi di Surabaya mampu menjaring 1.000 peserta seperti yang ditargetkan karena melihat banyak anak muda Surabaya yang memiliki kreativitas tinggi. Juga makin banyak komunitas komika.
Menurut Arga, profesi komika makin diminati anak muda. Ini terlihat dari jumlah peserta audisi yang terus meningkat tiap tahun. Tampaknya karena mereka melihat komika yang menjadi juara di ajang SUCI sukses di dunia entertainment diantaranya Ryan dan Akbar.

Ia  menambahkan, pada audisi kali ini, penampilan peserta disaksikan oleh penonton namun penilaian tetap oleh juri yaitu Raditya Dika dan Indro Warkop. Tujuannya untuk melatih penguasaan panggung oleh peserta. Hal ini berbeda dengan SUCI sebelumnya dimana peserta tampil hanya di depan juri.
Dari audisi di tujuh kota akan diambil 20 peserta peraih Golden Ticket kemudian diseleksi menjadi 16 komika yang akan beradu materi di layar kaca. Mereka akan mengikuti karantina di Jakarta untuk mendapatkan pembekalan dari para mentor profesional stand up comedy berupa cara menulis materi, akting, pengelolaan keuangan dan public speaking hingga kelas fashion.

“Para finalis akan mendapat bekal materi agar menguasai berbagai keahlian dunia hiburan di luar kemampuan komedi agar mereka memiliki kualitas seorang bintang,” ujar Arga.

David Nurbianto, Juara I SUCI 4, memberikan saran kepada para peserta untuk tampil dengan gaya dan materi sendiri, tidak mengambil materi yang pernah digunakan komika lain.

“Komika bisa mengangkat kegelisahan diri sebagai materi stand-up comedy di panggung. Jangan meniru materi yang sudah ada misalnya anekdot atau joke yang beredar di masyarakat. Jadi harus kreatif,” ujarnya.