Rudiantara-Menkominfo Disambangi DFI; Stop Illegal Distribution Film Nasional

Rudiantara-Menkominfo Disambangi DFI; Stop Illegal Distribution Film Nasional

Ruang Meeting Menteri, Kemkominfo, Jakarta, Kabarindo- Demi Film Indonesia disingkat DFI terus berjuang.

Walau hanya komunitas Whatsapp Group para stakeholder perfilman, mulai dari media, pengamat, filmcritics, produser, sutradara, publisis, filmaker, penulis skenario, akademisi, LSF, Bekraf, BPI serta aktor dan aktris tentu saja.

WAG yang bertajuk DFI diterima oleh Menkominfo Rudiantara didampingi oleh stafsus dan Dirjen Aplikasi dan Internet, Bambang Heru.

"Saya mengajak DFI perwakilannya agar bisa gabung dalam panel HKI untuk menjawab kegelisahan atas maraknya DVD Bajakan illegal distribution via online," papar Rudiantara sembari maju dan langsung menjelaskan laiknya dosen dihadapan para produser, Ade Armando, Yan Widjaja sebagai pengamat perfilman bersama para media ibukota.

Lanjut ia sampaikan bahwa Kominfo memastikan pasti mendukung dan keberpihakan sudah jelas untuk HAKI serta telah bersinergi dengan Kemkumham dan APLI.

"Kominfo tidak tahu semua itu, butuh masukan dari semua pihak sehinga ada panel pornografi, radikalisme, kekerasan pada anak dan banyak lagi termasuk perfilman yang saya sebut panel HKI, silahkan saja gabung perwakilannya," lanjut Rudi.

Ade Armando selaku stakeholder perfilman nasional mengatakan bahwa pertemuan dengan Rudiantara Menkominfo bersama DFI menunjukkan kesiapan Kominfo untuk bantu. Jadi apabila ada website tertentu yang menyajikan film illegal, kita bisa langsung lapor ke kominfo. Begitu juga kalau ada film yg muncul di YouTube, kita bisa lapor ke Kominfo agar Kominfo kontak ke YouTube utk memblocknya.

Sementara usulan redaksi berkenan dengan keberadaan VideoTron yang selama ini memutar video-video program dari tiap kementerian yang berjumlah sekitar 30-40 unit dijawab cepat oleh Menkominfo.

"Kominfo itu adalah Goverment PR- GPR, jadi sesuai amanat UU Perfilman no.33/2009 yakni berada di lingkup Kemdikbud, kami tinggal menunggu surat saja untuk merealisasikan itu. Kominfo akan minta kepada semua humas kementerian agar videotron bisa memutar trailer film-film baru nasional sehingga dapat disaksikan oleh masyarakat dan semoga ini membantu menjemput penonton datang berduyun-duyun ke bioskop." papar Rudi mantab.

Dari tempat yang terpisah pasca Jumatan kemarin (15/1), Mendikbud Anies Baswedan dengan mata yang berbinar-binar setuju dan sepakat.

"Itu simple dan tentu saja mudah dilakukan karena Kemdikbud sudah punya Ketua Badan Pengembangan Perfilman yang baru dilantik beberapa pekan lalu sehingga surat itu tinggal saya tandatangan saja dan trailer-trailer film-film baru sudah dapat ditayangkan di semua VideoTron kementerian," jawab Anies saat memberikan dukungan bagi dimulainya syuting film sequel Habibie Ainun berjudul Rudy Habibie yang disutradarai Hanung Bramantyo dan diproduksi oleh MD Pictures.


Bravo DFI, Maju Terus Perfilman Nasional.....Ayo Nonton Film Indonesia di Bioskop.............!