Ribuan Masyarakat Mimika; Saksikan Aksi Terjun Payung

Ribuan Masyarakat Mimika; Saksikan Aksi Terjun Payung

Mimika, Papua, Kabarindo- Sekitar tiga ribu masyarakat Timika, Kabupaten Mimika, Papua, Kamis (19/11/2015) kemarin menyaksikan aksi terjun payung yang dilakukan oleh 30 Prajurit TNI Komando Strategis Cadangan AD (Kostrad) di ujung landasan Bandara Moses Kilangin.
 
Ribuan masyarakat itu terdiri dari pelajar TK, SD hingga SMA/SMK, Pramuka, PNS dan masyarakat adat setempat. Mereka datang dari sejumlah kampung dan kelurahan di Distrik Kwamki Narama dan Mimika Baru yang terletak di ibu kota Kabupaten Mimika.
 
Yoseph warga Mimika Baru yang ditemui, mengaku bangga melihat aksi terjun payung yang dilakukan oleh Prajurit TNI itu. “Ini pertama kali saya melihat aksi terjun payung, sebelumnya hanya lihat di TV”, kata Yoseph yang datang bersama kedua anaknya.
 
Sementara itu, aksi penerjun dari Prajurit Kostrad Divisi II itu dilakukan tepat pukul 10.00 WIT yang terjun dari Pesawat Hercules C-130.  Aksi terjun ini dibagi dalam tiga kelompok, dimana masing-masing kelompok berjumlah 10 prajurit dengan jarak waktu terjun dari kelompok satu dengan kelompok lainnya kurang lebih lima menit.
 
Dandim 1710/Mimika Letkol Inf Andi Kusworo secara sigap mengatur personel di lapangan dan mengarahkan para penerjun untuk langsung masuk ke tenda yang disediakan. “Para penerjun ini merupakan prajurit terlatih dan mereka ingin menghibur masyarakat Mimika dan Papua pada umumnya”, katanya.
 
Sementara itu, Praka Thomas, salah satu penerjun mengaku bangga sekali karena aksi mereka ternyata disambut meriah oleh masyarakat setempat. Saya bangga sekali warga begitu banyak sambut kami, bahkan tadi ada yang berikan kami bendera Merah Putih, tanda sebagai selamat datang kepada kami.
 
“Praka Thomas berharap aksinya bersama puluhan rekan-rekan lainnya membuat warga Mimika dan Papua mendapat hiburan. Saya senang bisa bersama saudara-saudara saya disini, harapannya TNI dan rakyat bisa bersama membangun negeri ini”, pungkasnya dari rilis yang diterima redaksi.