Revitalisasi Gerakan Nasional Kemitraan Penyelamatan Air; Siap Di Canangkan Bersama 8 Menteri

Revitalisasi Gerakan Nasional Kemitraan Penyelamatan Air; Siap Di Canangkan Bersama 8 Menteri

Ruang Rapat Utama Ditjen Bina Bangda, Jakarta, Kabarindo- Dijelaskan pentingnya revitalisasi karena bertujuan  mendorong pencapaian pembangunan daerah secara nyata dengan tujuan desentralisasi sebagaimana diamanatkan dalam UU No. 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah yang menitikberatkan pada pembagian urusan pemerintahan  antara pusat dan pemda demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Secara teknis revitalisasi GN-KPA bertujuan mengembalikan keseimbangan siklus hidrologi pada Daerah Aliran Sungai-DAS sehingga keandalan sumber-sumber air baik kualitas, kuantitas maupun kontinuitas airnya dapat dicapai melalui program pemerintah pusat dan daerah, pelibatan dunia usaha dan peran serta masyarakat.

Dirjen Bina Bangda Kementerian Dalam Negeri, Muh Marwan memastikan lusa, tepatnya 09 Mei mendatang akan digelar penandatanganan revitalisasi Gerakan Nasional kemitraan penyelamatan air-GN KPA untuk mendukung Nawa Cita 2015-2019 bersama delapan menteri yaitu ; Menteri Dalam Negeri, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Menteri Pertanian, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Menteri Badan Usaha Milik Negara, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

Dari rilis yang dibagikan, sasaran dari revitalisasi GN-KPA meliputi 108 DAS prioritas, 15  danau prioritas, 29 bendungan prioritas dan 17 provinsi sentra padi.

Jadi masing-masing kementerian sesuai dengan tugas dan fungsinya diharapkan dapat melakukan penyediaan sarana dan prasarana untuk mendukung pencapaian Revitalisasi GN-KPA dan penyediaan sumber daya manusia untuk mendukung revitalisasi GN-KPA sedangkan untuk kelanjutan revitalisasi GN-KPA pemerintah akan menjadikan gerakan ini sebagai program prioritas 5 tahunan yang masuk ke dalam RPJMN sebagai penjabaran dari Nawa Cita.


Awesome..................!