RNI Mendorong Kewirausahaan; Lewat Dunia Pendidikan

RNI Mendorong Kewirausahaan; Lewat Dunia Pendidikan

Palembang, Kabarindo- PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) bekerjasama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) tandatangani Nota Kesepahaman (MoU) yang berisi mengenai Peningkatan Sumberdaya Manusia Dalam Kompetensi Kewirausahaan dan Akademik.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) Ismed Hasan Putro bersama dengan Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang HM Idris bertempat di Aula Umum Gedung Rektorat Universitas Muhammadiyah Palembang.

Ismed Hasan Putro mengatakan bahwa MoU tersebut terdapat beberapa ruang lingkup bidang-bidang yang dijajaki untuk dilakukan kerjasama meliputi pengembangan akademik dan pemasyarakatan kewirausahaaan untuk meningkatkan kinerja kedua institusi, Penguatan sistem inovasi daerah, Pengembangan wirausaha berbasis akademik (praktek kerja lapangan) dan bidang-bidang lain yang disepakati.

"Adapun bentuk nyatanya dituangkan dalam bentuk pembimbingan dalam hal kewirausahaan serta aplikasi penelitian dosen dan mahasiswa," kata ISmed, Sabtu (7/6).

Dalam kesempatan yang sama Ismed juga memberikan Kuliah Umum dengan tema "Membangun Jiwa Bisnis dan Jaringan Bisnis" dihadapan sekitar 500 audience yang terdiri dari Rektor, Dekan, Dosen, Mahasiswa dan undangan yang datang.

Pendidikan entrepreneur sangat diperlukan, mengingat wirausaha di Indonesia masih minim sekali. Kewirausahaan di Indonesia masih minim dibandingkan dengan negara negara asing lainnya. Faktor-faktor ini disebabkan karena kurangnya pendidikan entrepreneur alias kewirausahaan.

Berdasarkan fakta, saat ini Indonesia membutuhkan sekitar 2,5% wirausaha, namun saat ini hanya ada sekitar 0,08%. Adapun upaya yang sudah dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan jumlah wirausaha tersebut antara lain adalah dengan memberikan modal usaha bagi para pengusaha (terutama pengusahsa muda) dan pendampingannya, mempermudah izin bagi yang akan mendirikan usaha, serta memasukkan kurikulum berbasis soft skills dan entrepreneurship dalam pelajaran sekolah untuk segala jenjang pendidikan.

Tema kewirausahaan ini bukanlah hal yang baru untuk Muhammadiyah karena Muhammadiyah merupakan basis umat yang memiliki kekuatan ekonomi yang mandiri. Salah satunya diwujudkan dalam bentuk beberapa sektor usaha yang dikembangkan seperti sekolah, perguruan tinggi, rumah sakit dan lain sebagainya.

Nantinya diharapkan mahasiswa-mahasiswa ini setelah lulus akan lahir menjadi enterpreneur atau pengusaha yang handal dan berdaya juang tinggi serta menjadi penyumbang bagi sumber pertumbuhan ekonomi Indonesia, khususnya Propinsi Sumatera Selatan.

Agar sukses untuk menjadi seorang entrepreneur handal, Ismed memberikan tips kepada para mahasiswa yang hadir. Seorang entrepreneur harus memiliki jiwa inovasi, kompetensi (memiliki profesionalitas), integritas, moralitas yang baik dan yang tidak kalah pentingnya adalah membangun jaringan bisnis dan kepercayaan yang sudah terjalin.

Tujuan tersebut akan sulit tercapai tanpa adanya dukungan dari pihak kampus sendiri. Ismed berharap Fakultas Ekonomi Bisnis UMP bisa merumuskan kebijakan dan arah pengembangan ekonomi ke depan yang tepat dengan salah satunya adalah dengan memberdayakan sumberdaya lokal.

Sedangkan sumbangsih dari RNI adalah dengan melakukan kerjasama bersama fakultas-fakultas yang ada melalui program magang kerja bagi mahasiswa yang membutuhkan terutama untuk mengisi masa liburnya. Program ini dapat dilaksanakan mulai tahun ini dengan tujuan untuk mengenalkan dan memberikan pengalaman kepada mahasiswa dunia kerja yang nyata serta untuk mengenal pola dan tata bisnis yang ada di perusahaan.

Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang, HM Idris, dalam sambutannya mengucapkan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan dan bantuan dari PT RNI. MoU ini diharapkan akan menjadi kerja nyata dengan hasil yang bermanfaat. Tentunya hal tersebut dibutuhkan kerjasama dengan semua pihak dalam upaya untuk meningkatkan wawasan terutama dalam bidang bisnis dan kewirausahaan seperti dilansir dari laman beritasatu.