Putaar Films Dari Indonesia; Ajak Produser ASEAN Untuk Syuting Di Indonesia

Putaar Films Dari Indonesia; Ajak Produser ASEAN Untuk Syuting Di Indonesia

Wisma Dubes, Siam Centre, Kabarindo - Indonesia memanggil ASEAN.

Dubes Indonesia untuk Thailand, Lutfi Rauf putera Bugis Soppeng Sulawesi Selatan sebagai Kepala Perwakilan/Perutusan Tetap untuk UNESCAP didampingi Mr. Bebeb A.K.N. Djundjunan Minister/Wakil Kepala Perwakilan/Wakil Perutusan Tetap untuk UNESCAP/Kepala Kanselerai bersama Subandrio akan menyambut para peserta ASEAN Film Festival 2015.

"Ini adalah informal meeting and dinner, kami dari pihak pemerintah Indonesia sambut DHONI RAMADHAN-PUTAAR FILMS gandeng Herman Kumala Panca sineas The King Of Rock City (Tak Sempurna) bersama delegasi lainnya dari  pihak Thailand dan negara lain yang ikut serta yaitu MR. BANJONG PISANTHANAKUL (Film Director from GTH, MS. RUDEE PHOLTHAWEECHAI /  Associate Director of International Business from GTH, MR. ADITAYA ASSARAT  / Film Director from POP PICTURES,  MS  YUNI  HADI / Festival Director of  Singapore International Film Festival ( Mr. Aditaya's spouse),  MR. KONG RITHDEE / Deputy Section Editor of BANGKOK POST NEWSPAPER, dan MR. PANU AREE / Director of Acquisitions of SAHAMONGKOLFILM INTERNATIONAL CO.,LTD untuk bisa saling kenal dan semoga bisa ada sinergi satu sama lain. Ekonomi kreatif menjadi domain yang penting dan tentu saja film menjadi soft diplomatic menarik untuk hubungan antar negara" ucap Lutfi Rauf dubes RI untuk Bangkok Thailand.

Hal itu mendapat respon yang sangat positif dari Dhoni Ramadhan yang tentu saja membaca ada momentum menarik untuk makin mempererat hubungan semua negara ASEAN songsong Masyarakat Ekonomi ASEAN-MEA 2015 ini.

"Indonesia harus siap dari sisi kemudahan perijinan, infrastruktur dan pendukung lainnya sehingga negara sahabat dari ASEAN tersebut dapat membuat film dengan latar belakang destinasi wisata tanah air dari bumi NAD sampai bumi Cendrawasih yang menawan. Saya akan mengingatkan lagi Candi Borobudur yang sudah sering kali menjadi tempat syuting film Hollywood, Bromo atau destinasi pantai dan daerah persawahan di pulau dewata Bali kepada mereka. Apalagi dari sisi SDM, Indonesia sudah siap untuk berkompetisi dengan mereka sehingga hal yang utama adalah pasar ASEAN dapat menerima film Indonesia untuk bisa tayang di negara mereka. Masak film horror dan drama Thailand laris manis di tanah air, belum lagi animasi dan drama Malaysia dan Singapore dan negara ASEAN  lainnya sementara film Indonesia yang tidak kalah kualitasnya dengan film mereka tidak bisa di ekspor ke negara ASEAN. Saya akan mempromosikan film Indonesia bermutu dalam kesempatan tersebut," jelas Dhoni selaku produser dari Indonesia.

Momentum kali ini menjadi Kado HUT RI ke-70, film produksi Putaar Films, Tak Sempurna (The King of Rock City) yang disutradarai Herman Kumala Panca dapat dinikmati oleh publik perfilman ASEAN mulai diputar hari ini, semoga bermanfaat bagi kemajuan film nasional yang sudah beranjak go internasional.

Tentu saja senang sekali apabila film-film dari Putaar Films juga bisa dapat di putar di jaringan bioskop Bangkok, Thailand.


Semoga..................