Puspamaya Hotel; Kini Hadir Di Kawasan Bandara Soetta

Puspamaya Hotel; Kini Hadir Di Kawasan Bandara Soetta

Jakarta, Kabarindo- PT Wika Realty yang merupakan anak usaha PT Wijaya Karya (persero) Tbk, secara resmi membuka hotel Puspamaya di kawasan Bandara Soekarno Hatta Tangerang, Banten.

Hotel ini merupakan hotel pertama yang dimiliki oleh Wika.

“Kami melihat potensi bisnis hotel dekat Bandara Internasional Soekarno-Hatta sangat besar seiring semakin bertumbuhnya aktivitas Bandara Internasional Soekarno-Hatta, sehingga kami memutuskan membangun Puspamaya Hotel,” ungkap Direktur Utama PT Wika Realty Budi Saddewa Soediro, dalam publikasinya, Minggu (8/6).

Puspamaya Hotel berada di dalam kawasan Tamansari Skylounge yang terletak di pusat bisnis Kota Tangerang, tepatnya di Jl Marsekal Surya Dharma No.1, Batuceper, Kota Tangerang, hanya berjarak 800 meter dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Tamansari Skylounge merupakan kerjasama antara PT Wika Realty selaku Developer dan Jimmy Tampubolon selaku pemilik tanah. Di Tamansari Skylounge tersebut, PT Wika Realty mengembangkan produk berupa apartemen dan kondotel, dimana kondotel inilah yang saat ini dioperasikan dengan nama Puspamaya Hotel dan merupakan hotel pertama yang dimiliki oleh PT Wika Realty.

“Investasi untuk membangun Puspamaya Hotel sebesar Rp 76 miliar,” kata Budi.

Menurut Budi, hotel ini menyasar para penumpang yang ada di kawasan Bandara dan juga dikawasan Tangerang yang saat ini tumbuh dengan cepat. Bahkan kata dia, tahun lalu Bandara Internasional Soekarno-Hatta tercatat melayani 62,1 juta penumpang dan tahun ini ditargetkan meningkat menjadi 64 juta penumpang.

Bandara Internasional Soekarno-Hatta tercatat sebagai bandara tersibuk kedelapan di dunia pada 2013 berdasarkan rilis Airport World yang merupakan media resmi dari Airport Council International.
Selain itu, tambah Budi, dibangunnya Puspamaya Hotel juga karena PT Wika Realty ingin memperluas bidang usaha dan ingin meningkatkan porsi pendapatan berkelanjutan (recurring income).

“Tahun ini kami berharap recurring income bisa menyumbang 10% dari total pendapatan. Proyek yang bisa menghasilkan recurring income di tahun 2014 selain Puspamaya Hotel adalah area komersial Tamansari Hive di Cawang Jakarta Timur. Selain di perhotelan, perusahaan juga akan masuk pada bisnis perkantoran/office dan property retail,” kata Budi.

Puspamaya Hotel dibangun di atas lahan seluas 6.990 m2 dan memiliki luas bangunan 5.648 meter persegi. Jumlah kamarnya 165 unit yang terdiri atas tiga tipe yakni Junior Suite (5 kamar), Deluxe (40 kamar) dan Superior (120 kamar). Puspamaya Hotel akan dioperasikan oleh Prasanthi Hotels & Resorts sebagai hotel bintang tiga seperti dilansir dari laman beritasatu.