Prudential Indonesia; Tawarkan PRUprime Healthcare Syariah

Prudential Indonesia; Tawarkan PRUprime Healthcare Syariah

Surabaya, Kabarindo- PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) meluncurkan PRUprime healthcare syariah,  produk asuransi jiwa rawat inap komprehensif yang berbasis syariah.

Produk tersebut diluncurkan bertepatan dengan peringatan 10 tahun Prudential Indonesia beroperasi di industri asuransi jiwa syariah di Indonesia.

Nini Sumohandoyo, Corporate Marketing, Communications and Sharia Director Prudential Indonesia, menjelaskan PRUprime Healthcare Syariah merupakan produk asuransi rawat inap berbasis syariah yang membayar biaya rumah sakit sesuai tagihan dengan jangkauan global dan manfaat yang dapat berkembang.

“Produk ini diluncurkan karena kami memahami kebutuhan masyarakat yang menginginkan perlindungan berdasarkan prinsip dan nilai-nilai universal syariah,” ujarnya pada Selasa (16/5/2017).

PRUprime healthcare syariah tersedia sebagai manfaat tambahan (rider) untuk produk PRUlink Syariah Assurance Account. Produk ini menjamin ketenangan nasabah, karena biaya rumah sakit akan dibayar sesuai tagihan, sehingga nasabah bisa fokus terhadap pemulihannya.

Prudential Indonesia juga akan memberikan tambahan 10% dari batas manfaat tahunan awal jika tidak ada klaim yang dilakukan selama satu tahun polis berjalan. Penambahan bisa diberikan hingga maksimal 50% dari batas manfaat awal, sehingga perlindungan dapat terus terjaga di tengah biaya pengobatan yang terus meningkat setiap tahun.

PRUprime Healthcare Syariah menawarkan PRUprime limit booster yaitu dana tambahan yang dapat digunakan jika seluruh batas manfaat tahunan telah

 terpakai. Jika digabungkan dengan batas manfaat tahunan, fitur ini dapat memberikan dana tambahan hingga Rp. 35 miliar.

Produk tersebut memberikan fasilitas perawatan secara cashless di jaringan rumah sakit yang luas di Indonesia, Singapura dan Malaysia. Nasabah cukup menunjukkan kartu PRUprime Healthcare Syariah tanpa harus mengeluarkan uang sendiri. Juga menawarkan perlindungan global, termasuk nasabah bisa melakukan perawatan inap dalam kondisi darurat di AS.

Selain itu memberikan manfaat Santunan Dana Marhamah atau santunan kasih sayang yang diberikan jika peserta yang diasuransikan meninggal.

Nini mengatakan, sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, Prudential melihat Indonesia memiliki potensi pertumbuhan yang tinggi dalam asuransi jiwa syariah. Sayangnya, baru sebagian kecil yang memahami dan menjadi nasabahnya.

“Prudential Indonesia percaya bahwa prinsip-prinsip syariah berlaku universal sehingga kami menggunakan tema syariah untuk semua dalam mengedukasi masyarakat,” ujar Nini.

Sejak masuk di segmen asuransi jiwa syariah pada 2007, Prudential Indonesia menjadi pemimpin pasar dengan kontribusi bruto dana tabarru per akhir 2016 sebesar Rp. 2,2 triliun. Juga mencatat lebih dari 510.000 polis syariah yang aktif dan aset sebesar Rp. 3,4 triliun.