Promosi Budaya DKI; Jadi Trending Topic

Promosi Budaya DKI; Jadi Trending Topic

Jakarta, Kabarindo- Jadi Kota Jakarta sebagai pusat wisata budaya nusantara menjadi target penting bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Karena itu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta melakukan promosi wisata dan budaya di sosial media (sosmed) twitter.

Alhasil, promosi tersebut telah menjadi trending topic di twitter sebanyak dua kali. Disparbud DKI, telah membuat tranding topik di Indonesia yakni #EnjoyJakarta dan #WorldRoyalHeritageFestival.

Kepala Bidang Promosi Disarbud DKI Cucu Ahmad Kurnia mengatakan untuk memperkenalkan wisata dan budaya Jakarta bagi dunia luar, baik dalam maupun luar negeri, pihaknya terus melakukan upaya promosi wisata dengan gencar dilakukan. Teknik promosi pun harus dipikirkan dengan matang supaya efektif dan efisien sampai ke para wisatawan.

"Sesuai dengan arahan Gubernur Jokowi dan Wagub Basuki, Disparbud DKI mencoba melakukan berbagai terobosan dalam mengimbangi perkembangan jaman," kata Cucu, Minggu (1/12) seperti dilansir dari laman beritasatu.

Salah satunya yang Disparbud lakukan melalui sosmed di twitter. Alasan menggunakan twitter, karena pengguna twitter lebih responsif dalam melihat perkembangan yang terjadi beberapa terakhir ini. Sosmed ini selalu bergerak cepat mengikuti perkembangan yang ada.

Menurutnya, promosi melalui sosmed sangat cepat dan mendapatkan reaksi yang luar biasa tinggi. Untuk mencapai hasil itu, tak tanggung-tanggung, pihaknya melibatkan para artis dan pengguna akun twitter di daerah-daerah di Indonesia, untuk membantu mempromosikan Jakarta.

" Ternyata reaksi sangat besar. Artinya, keberadaan promosi wisata dan budaya Jakarta melalu sosmed mendapat sambutan yang antusias dari para warga Jakarta yang aktif dalam dunia maya," ujarnya.

Kepala Dinas Pariwisata DKI Arie Budiman menerangkan promosi yang gencar untuk mendukung tekad Gubernur Joko Widodo yang ingin Jakarta menjadi pusat kebudayaan. Kedepannya investasi city branding yang tengah dilakukan Pemprov DKI tidak melulu harus mendapatkan dukungan dari pihak swasta.

"Kita sedang mewujudkan icon-icon baru pariwisata. Kesenian budaya itu aset untuk turis," ungkapnya. Untuk itu, infrastruktur seni harus dibiayai pemerintah," katanya.

Arie memaparkan, salah satu promosi wisata budaya yang berskala besar dan patut disaksikan adalah perhelatan World Royal Heritage Festival 2013. Festival ini diadakan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat pada 5-8 Desember 2013.

Kegiatan ini akan diikuti anggota Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN) yang meliputi 169 Kerajaan/Kasunanan/Penglingsir, Kasunanan, Saoraja, Pura, serta Lembaga Adat.

Selain kerajaan di Tanah Air, 11 kerajaan dari luar negeri juga turut dilibatkan, diantaranya, Malaysia, Norwegia, Swedia, Jepang, Saudi Arabia, Oman, Brunei, United Kingdom, dan Denmark.