Pertamina Tunjuk PHE; Garap Blok Siak

Pertamina Tunjuk PHE; Garap Blok Siak

Jakarta, Kabarindo- PT Pertamina memilih anak usahanya yakni PT Pertamina Hulu Energi (PHE) untuk mengelola Blok Siak yang berada di Riau. Blok ini sebelumnya dikelola oleh PT Chevron Pacific Indonesia namun pemerintah tidak memperpanjang kontrak yang berakhir pada 27 November 2013.

"Kami memilih PHE yang kelola Blok Siak," kata Direktur Hulu Pertamina Mohammad Husen di Jakarta, Senin (16/12).

Ia menuturkan dalam waktu 2-3 pekan depan pihaknya akan menyampaikan penunjukan PHE itu kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Husen menyebut dengan menunjuk PHE, maka peluang Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Riau berpartisipasi di Blok Siak terbuka lebar. Dia menyebut sudah ada pembicaraan dengan BUMD tersebut namun belum bisa memaparkan lebih lanjut pembicaraan itu. "Sekarang kami masih fokus di internal dulu," ujar Husen.

Secara terpisah, Humas Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Elan Biantoro mengatakan, pihaknya masih menunggu keputusan Pertamina dalam pengelolaan Blok Siak. Dia menjelaskan pemerintah memberi waktu paling lambat 6 bulan sebagai masa transisi Pertamina kelola Blok tersebut. "Pengelola sementara saat ini Chevron Indonesia," ujarnya.

Menteri ESDM Jero Wacik sebelumnya mengungkapkan Pertamina bisa bekerja sama dengan BUMD maupun pihak swasta dalam mengelola Blok Siak. Dia menyebut pemerintah tidak ikut campur dalam urusan kerjasama tersebut lantaran hal itu dilakukan langsung antara BUMD dengan Pertamina. "Jadi B to B (Business to Business) antara mereka," ujarnya.

Pengelolaan Blok Siak dimulai pada 1963 dengan model kontrak karya yang ditandatangani oleh PT California Texas Indonesia (yang saat ini bernama Chevron Indonesia). Pada 1991 dilakukan perpanjangan kontrak dengan model kontrak bagi hasil (production sharing contract) yang berlaku selama 22 tahun seperti dilansir dari laman beritasatu.