Pengunjung IIMS 2013; Berburu Mobil Murah

Pengunjung IIMS 2013; Berburu Mobil Murah

Jakarta, Kabarindo- Di hari terakhir perhelatan International Motor Show (IIMS) 2013.

Tidak menyurutkan pengunjung malah makin membludak saja.

Memang International Motor Show (IIMS) dari tahun ke tahun semakin besar dan tercatat sudah mendekati angka
365.000 pengunjung.

Tahun ini total area yang digunakan mencapai lebih dari 75.000 m², naik dari tahun sebelumnya yang menggunakan lahan 70.000 m².

Namun setidaknya IIMS 2013 telah memunculkan nama-nama mobil murah yang ditunggu-tunggu masyarakat. Sebut saja Toyota Agya, Daihatsu Ayla, Honda Brio Satya, Suzuki Wagon dan beberapa merek mobil yang lain.

Namun dari beberapa merek yang muncul itu, hanya beberapa yang bisa dianggap murah karena harganya antara Rp 70-100 juta. Dengan begitu masyarakat hanya memerlukan dana sekitar 21-30 juta untuk uang muka.
   
Beberapa mobil murah yang harganya dibawah Rp 100 juta siap meluncur ke pasaran dari sekarang hingga tahun depan. Beberapa siap diproduksi dan sebagian masih berupa prototipe diantaranya Daihatsu Ayla, Suzuki Wagon R,  Datsun Go dan Datsun Go+. Yang masih prototipe, Daihatsu mengaku sudah menyiapkan mobil yang harganya dibawah Ayla, yaitu Daihatsu NC-Y dan NC-Z.
   
Mobil terbaru andalan Daihatsu sepertinya menjadi magnet terbesar dari program LCGC saat ini. Pasalnya, dibanding LCGC yang lain, Daihatsu Ayla memang paling murah. Mobil yang dibanderol dengan harga termurah Rp 76,5 juta ini bahkan sudah di-booking sekitar 8.500 unit sejak dikenalkan di IIMS 2012 tahun lalu. Larisnya Ayla juga terjadi di pagelaran IIMS tahun ini.

Selama perhelatan 10 hari itu, PT Astra Daihatsu Motor-Sales Operation  (ADM-SO) mengaku sudah menjual Ayla sebanyak 343 unit. Angka penjualan itu mengalahkan mobil lain seperti Xenia 106 unit, Terios 101 unit, Gran Max pikap 23 unit, Sirion 19 unit, Luxio 14 unit, dan Gran Max minibus delapan unit,”Sekitar 55,8 persen penjualan di IIMS disumbang Ayla,” tuturnya.

Selain Ayla, Daihatsu juga telah menyiapkan dua prototipe mobil yang diklaim bisa lebih murah yaitu NC-Y dan NC-Z. Amelia mengaku belum bisa menentukan harga jual dan kapan diproduksi. Jika Ayla dijual termurah Rp 76,5 juta, apakah dua mobil konsep ini harganya dibawah itu.”Bisa jadi seperti itu, tapi kita masih lakukan riset dulu mana yang cocok buat orang Indonesia,” tukasnya seperti dilansir dari laman jpnn.

Sementara itu, Direktur Penjualan PT Suzuki Indomobil Sales, Endro Nugroho menegaskan bahwa mobil murah yang diusungnya, Karimun Wagon R sebenranya belum diproduksi. Mobil murah yang harganya dibawah Rp 100 juta ini hanya diperkenalkan ke publik.”Perlu dicatat ya, kita ini belum meluncurkan mobil ini, kita baru pamerkan dulu. Tapi silahkan kalau mau pesan,” tandasnya.

Meski begitu, Suzuki sudah mendapat izin prinsip untuk ikut program LCGC (Low Cost Green Car). Pemerintah sedang dalam tahap mensurvei kesiapan Suzuki untuk memproduksi mobil itu di pabriknya yang baru di Cibitung.

“Kita tidak mau melangkahi dulu. Tapi saya rasa prosesnya tidak lama, sebelum akhir tahun ini. Sudah banyak yang kasih tanda jadi Rp 1 juta, kalau izin keluar, kita langsung kirim ke pemesan,” tegasnya.

Sementara itu, Nissan Motor Indonesia (NMI) membawa dua model Datsun di IIMS 2013. Datsun GO dan Datsun GO+ menjadi pilihan untuk bermain di kelas LCGC dengan harga dibawah Rp 100 juta. Dua prototipe mobil ini sudah ditampilkan di di IIMS 2013.

”Unitnya datang 2014, sekarang kita tidak menerima inden,” papar Indriani Hadiwidjaja, GM Datsun Bisnis Unit Indonesia.

Kendati tidak terima inden, masyarakat yang tertarik ditampung dalam daftar resmi dan menjadi prioritas pemesanan pertama. Hingga kini Indri mengaku sudah ada 2.000an orang yang terdaftar untuk kedua model.”Mereka cukup terkejut karena harganya di bawah 100 juta, terutama untuk GO+. Memoribilia merek Datsun membantu kami lebih mendekatkan brand ke masyarakat,” tuturnya

Bukan saja mobilnya yang murah, kreditnya juga bisa sangat ringan. Sebut saja yang ditawarkan PT BII Finance Center yang berani memberikan tenor cicilan sampai dengan tujuh tahun untuk kendaraan penumpang.

”Pokoknya semua jenis penumpang yang baru, mobil murah juga bisa dikredit selama tujuh tahun,” kata Alexander, Presiden Direktur BII Finance Center disela IIMS 2013 kemarin (28/9).
   
Dia bahkan berjanji tidak akan mengehntikan program tenor panjang itu hanya pada saat IIMS saja, tetapi juga setelah IIMS dengan syarat dan ketentuan khusus. Selama lima tahun bunganya sebesar 6,5 persen dan dua tahun berikutnya dikenakan bunga 7,5 persen.

Pengajuannya normal-normal saja seperti kredit lainnya. Uang mukanya juga tetap 30 persen,” jelasnya seperti dilansir dari laman jpnn.