Penarik Becak; Siap Jadi Tamu Pernikahan Anak Presiden

Penarik Becak; Siap Jadi Tamu Pernikahan Anak Presiden

Solo, Kabarindo- Lelaki itu nyaris tak percaya saat menerima undangan bersampul merah marun.

Dia masih tetap saja membolak-balik undangan tersebut. Dia tak segera membuka plastik yang membungkus undangan tersebut karena dia sudah tahu undangan itu dari mana berasal.

Tulisan keemasan di dalam gunungan yang menjadi sampul undangan menunjukkan dari mana asal undangan tersebut.

Lelaki itu, Ahmad Sardi, sehari-hari bekerja menjadi tukang becak yang mangkal di Pasar Pon. Rekan-rekannya memberi amanat untuk menjadi ketua paguyuban tukang becak.
Beberapa waktu lalu dia didatangi seorang petugas dari Polresta Surakarta dan memberikan undangan tersebut. “Saya sudah tahu kalau akan dapat undangan, tetapi rasanya tetap bagaimana gitu,” kata dia.

Sardi tak sendirian, dari kalangan tukang becak selain dirinya ada rekannya yang diundang. Menurutnya, dia diundang sebagai Ketua Paguyuban Becak Solo. Selain ketua, sekretaris paguyuban juga diundang. “Siang undangannya, terus malamnya bertugas mengantar tamu yang akan njagong,” tambah dia.

Sardi mengaku tidak menyangka jika orang seperti dirinya bakal mendapat undangan untuk menghadiri acara pernikahan anak sulung Presiden Joko Widodo. Sebagai tukang becak, Sardi menyebut dirinya hanyalah wong cilik. “Saya tentu merasa bangga dapat undangan,” katanya.

Kebanggaan mendapat undangan pernikahan putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming dengan Putri Solo 2009, Selvi Ananda tak hanya dimonopoli Sardi. Seorang pedagang kaki lima yang mangkal di Gladag Langen Bogan (Galabo), Wahyono, juga merasakan hal yang serupa. Meski Wahyono mendapat undangan dari pihak keluarga calon pengantin putri, namun tetap saja dirinya merasa senang dan bakal datang di resepsi yang dihadiri orang nomor satu di Indonesia tesebut.

“Senang lah,” kata Wahyono yang mengaku sudah kenal lama dengan ibunda Selvi yang juga pedagang kaki lima di Galabo. Menurut Wahyono, ada beberapa pedagang di Galabo yang mendapat undangan seperti dirinya. Bahkan tak hanya pedagang kaki lima di Galabo yang diundang, PKL di kawasan Manahan juga mendapat undangan.

Salah satunya adalah penjual es juice, Krinasdi yang diundang dalam resepsi karena dia menjadi ketua Paguyuban Sunday Market Manahan. Pak Kris, begitu biasa dipanggil mengaku sangat senang. “Undangannya mau saya laminasi. Seumur hidup ya baru kalai ini ada presiden yang mengundang wong cilik,” kata dia.

Pernikahan putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming dengan Putri Solo 2009, Selvi Ananda memang mengundang ribuan orang. Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo menyebut tidak kurang dari 4.000 undangan yang disebar. Mereka akan diundang untuk menyaksikan sejumlah prosesi, mulai dari midodareni hingga resepsi.

"Seluruh ketua RT di tiga kelurahan di Kecamatan Banjarsari yakni Kelurahan SUmber, Banyuanyar dan Manahan diundang untuk makan malam bersama saat malam midodareni Rabu (10/6/2015) malam di sekitar kediaman pak Jokowi,” kata Rudyatmo.

Suhartanto, salah satu Ketua RT II RW XII Kelurahan Sumber, Banyuanyar pun mengaku senang mendapat undangan untuk menghadiri prosesi pernikahan Gibran. Meski dia diundang bukan di puncak acara, tetapi di malam midodareni, Suhartanto merasa tak ada diskriminasi. “Sayangnya undangan hanya berlaku untuk satu orang, tidak bisa mengajak isteri,” katanya.

Suhartanto pun mengabadikan undangan pernikahan Gibran-Selvi dan menjadikannya sebagai profil picture ponsel pintarnya. Di jejaring sosial, juga banyak orang meng-upload undangan pernikahan Gibran-Selvi yang mereka terima itu. Mereka sepertinya ingin memamerkan kepada khalayak jika dirinya akan menjadi bagian dari perhelatan yang mendapat perhatian dari ratusan pewarta ini seperti dilansir dari laman antaranews.