Pemkab Lebak; Siapkan 2.000 Hektare

Pemkab Lebak; Siapkan 2.000 Hektare

Lebak, Kabarindo- Siap Jadi Kota Industri.

Pemerintah Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, menyiapkan lahan 2.000 hektare untuk dijadikan zona industri baru di Desa Citeras.

"Zona industri itu berdasarkan hasil revisi Rencana Tata Ruang Wilayah Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 tahun 2014," kata Sekertaris Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lebak Yosep Muhammad Holis di Lebak, Selasa (2/12).

Ia mengatakan bahwa zona industri baru tersebut diharapkan dapat menampung ribuan tenaga kerja lokal.

Sebab saat ini warga Kabupaten Lebak mencari lapangan pekerjaan ke luar daerah, seperti Tangerang, Serang, DKI Jakarta dan Bogor, katanya.

Menurut dia, pemerintah daerah berkomitmen untuk membuat lapangan pekerjaan di daerah sendiri guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat juga mengantisipasi kemiskinan terstuktur.

Karena itu, pihaknya menyiapkan lahan seluas 2.000 hektare untuk zona industri di Desa Citeras, Kecamatan Rangkasbitung.

Lokasi zona industri tersebut diintegrasikan dengan pengembangan industri di sepanjang jalan Cikande dan Jawilan, Kabupaten Serang.

"Kami yakin zona industri iitu dapat menumbuhkan ekonomi masyarakat," ujarnya.

Menurut dia, pemerintah daerah akan memberikan kemudahan periizinan dan jaminan keamanan bagi pelaku investor yang ingin mengembangkan usaha di zona industri tersebut.

Proses perizinan tidak berbelit-belit karena Kabupaten Lebak menjadikan daerah investasi.

Saat ini, kata dia, zona industri sudah terdapat pabrik Mobil Tawon, gypsun, sepatu dan elektronika.

Kemungkinan tahun depan banyak industri yang mengembangkan di zona industri Citeras Rangkasbitung dari investor dalam negeri dan luar negeri.

Bahkan, perusahaan Korea Selatan, China dan negara lainya kini tengah dibangun di zona industi itu.

"Kami berharap zona industri itu bisa mengurangi angka pengangguran di Lebak yang jumlahnya mencapai puluhan ribu orang berusia produktif, katanya.

Kepala Badan Perizinan Pelayanan Terpadu Kabupaten Lebak Hari Setiono mengatakan saat ini investor yang ingin menanamkan modalnya di wilayah perbatasan Kabupaten Lebak dan Kabupaten Serang cukup banyak karena akan dijadikan zona industri sesuai dengan RTRW itu.

Pemerintah daerah memberikan kemudahan perizinan karena dapat menyerap lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.

Selama ini, investor yang mendirikan perusahaan di Jalan Rangkasbitung-Citeras tercatat 10 perusahaan.

"Kami berharap kebijakan pemerintah daerah itu dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui zona industri itu," ujarnya seperti dilansir dari beritasatu.