Pemilihan Koko Cici Jakarta 2013; Sudah Banyak Yang Daftar

Pemilihan Koko Cici Jakarta 2013; Sudah Banyak Yang Daftar

Jakarta, Kabarindo- Pemilihan Koko Cici Jakarta 2013 telah membuka pendaftaran sejak tanggal 25 September lalu.

Masyarakat khususnya generasi muda turut antusias untuk mendaftarkan diri menjadi peserta yang nantinya akan melewati tahap seleksi pertama, seleksi kedua, semifinal hingga pada akhirnya terpilih menjadi finalis Koko Cici Jakarta dan mendapatkan kesempatan untuk menunjukan kebolehannya di kancah ibukota di atas panggung malam final pemilihan Koko Cici Jakarta 2013.

Sejak dibukannya pendaftaran, panitia pemilihan Koko Cici Jakarta 2013 yang terdiri dari para senior Koko Cici  Jakarta disibukan oleh berbagai aktifitas promosi seperti promosi melalui social media Facebook (Koko Cici Jakarta), twitter @kocijakarta sampai dengan bentuk promosi langsung di Mall to Mall, Campus to Campus dan di berbagai tempat ibadah dan tempat umum lainnya.

“Sampai saat ini animo masyarakat cukup antusias, kami pun semakin bersemangat, tidak sabar  untuk cepat-cepat menuju hari seleksi awal, melihat para calon penerus Koko Cici”, ungkap Falentina, ketua panitia pemilihan Koko Cici Jakarta 2013 ini. “Apalagi nanti di malam final akan ada kejutan dari Bapak Wakil Gubernur DKI Jakarta untuk semua finalis koko cici”, tambah Koko Jandi, selaku ketua ikatan Koko Cici Jakarta.

Pendaftaran pemilihan Koko Cici Jakarta akan ditutup pada tanggal 18 Oktober 2013. Seleksi tahap pertama dan kedua dilangsungkan di Gedung Walikota Jakarta Barat pada tanggal 19-20 Oktober 2013 dilanjutkan dengan babak penyisihan di semifinal pada keesokan harinya untuk mencari 16 pasang finalis, Koko dan Cici Jakarta 2013.

Untuk Menjadi wakil dari generasi muda yang berbakti dalam bidang pariwisata, sosial dan budaya Tionghoa di Jakarta, para peserta harus melalui beberapa tahap seleksi yaitu seleksi tahap pertama, kedua, karantina semifinal, dan karantina finalis dengan berbagai test yang harus mereka hadapi, mulai dari tes tertulis, toefl dan psikologi sampai dengan tes bakat, dan beberapa tes kepribadian lainnya, karena kriteria yang menjadi standar dari pemilihan Koko Cici Jakarta 2013 ini adalah Behaviour, Brain, Beauty dan Talent.

Setelah menjadi finalis,para Koko Cici pun akan mendapatkan berbagai materi, baik mengenai sejarah dan pariwisata DKI Jakarta, pemerintahan, protokoler, bahaya narkoba dan HIV, sejarah organisasi Tionghoa dan perkembangannya, sejarah dan kebudayaan Tionghoa maupun pelatihan-pelatihan lain seperti bahasa Mandarin, bahasa Inggris, Di Zi Gui (moral), table manner, chinese tea manner, visual poise, ethic and self development, modelling, public speaking dan hingga stage performance. Bahkan tidak terlewat mereka mendapatkan sesi tambahan berupa wushu, kungfu dan cikung yang berguna bagi kesehatan jiwa dan raga.

Pemilihan Koko Cici Jakarta pertama kali diadakan pada tahun 2002 untuk mengembalikan citra Indonesia, khususnya kota Jakarta dimata dunia atas kejadian Mei 1998, ide ini sendiri dicetuskan oleh Pak Sarimun selaku Walikota Jakarta Barat waktu itu. Tepat pada bulan Juni 2012 lalu, Koko Cici Jakarta merayakan satu dasawarsa berdirinya Koko Cici Jakarta di Balai Agung, DKI Jakarta yang dihadiri oleh Bapak Gubernur DKI Jakarta pada waktu itu, Bapak Fauzi Bowo beserta jajaran dan para tokoh masyarakat Tionghoa yang berjasa dalam mendukung Koko Cici Jakarta selama sepuluh tahun.

Koko Cici Jakarta menjalani masa bakti dan tanggung jawab sebagai duta dalam bidang pariwisata, sosial dan tentunya melestarikan dan mengembangkan kebudayaan Tionghoa di DKI Jakarta dan Indonesia.