Pemilihan Dimas Diajeng Sleman 2014; Siap Di Gelar Lagi

Pemilihan Dimas Diajeng Sleman 2014; Siap Di Gelar Lagi

Jakarta, Kabarindo- Pemilihan Dimas Diajeng Sleman tahun 2014 yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman bekerjasama dengan Ikatan Dimas Diajeng Sleman (IDDS) akan ditutup pada hari Sabtu 29 Maret 2014.

Pemilihan Dimas Diajeng Sleman ini berhadiah total sebesar Rp.25 juta. Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman Ir. AA Ayu Laksmidewi TP, MM Rabu 19 Maret 2014 di kantornya Jl. KRT Pringgodiningrat No.13 Beran Tridadi Sleman Yogyakarta.

Ayu mengajak agar para calon peserta yang sudah mengambil ataupun mendownload formulir pendaftaran agar segera dilengkapi dan dikirimkan kembali di tempat-tempat penerimaan pendaftaran, yaitu di kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman Jl. KRT Pringgodiningrat No.13 Beran Tridadi Sleman, Radio Geronimo Jl. Gayam Yogyakarta, Radio Unisi Jl. Demangan No. 24 dan Radio Swaragama Bulaksumur Blok H No.5.
Ayu juga mengajak generasi muda yang memiliki kriteria sesuai persyaratan pemilihan Dimas Diajeng Sleman agar memanfaatkan dengan sebaik-baiknya kesempatan tersebut. Karena komunitas Dimas Diajeng Sleman ternyata dapat memberikan pembelajaran yang sangat positif bagi pengembangan kepribadian, keilmuan maupun pengembangan karir bagi para anggotanya. Paling tidak melalui bergabungnya dengan komunitas Dimas Diajeng Sleman para anggotanya akan memiliki pengaalaman, ketrampilan dan kecakapan yang nyata dalam berbagai hal, diantaranya public speaking, human relation, media relation, dsb.

Pemilihan Dimas Diajeng Sleman merupakan upaya yang strategis dalam mendidik generasi muda secara dini untuk menjadi generasi yang memiliki kesadaran dan ketahanan budaya yang tinggi. Dimas Diajeng Sleman diharapkan bisa menjadi motivator dan teladan bagi generasi muda dan keberadaannya sebagai salah satu ikon sumberdaya manusia yang berbudaya, berkarakter, cerdas, kreatif dan, berwawasan luas. Diharapkan pula mereka mampu mengedepankan jati diri budaya lokal serta mendukung kemajuan Kabupaten Sleman, khususnya di bidang kebudayaan dan pariwisata.

Oleh karenanya kedepan diharapkan calon-calon yang terpilih dalam ajang Pemilihan Dimas Diajeng Sleman ini memiliki peran yang strategis sebagai generasi panutan bagi generasi muda dan dapat mengemban misi sebagai duta budaya dan pariwisata bagi Kabupaten Sleman pada khususnya dan DIY pada umumnya.
Syarat yang harus dipenuhi para peserta Pemilihan Dimas Diajeng Sleman 2014 adalah WNI usia 17 – 24 tahun, belum menikah, berat dan tinggi badan proporsional dengan tinggi badan minimal 165 cm untuk Dimas dan 160 cm untuk Diajeng. Selain itu juga sehat jasmani dan rohani, memiliki kepribadian yang menarik, berprestasi, dinamis, kreatif dan komunikatif serta menguasai bahasa asing minimal bahasa Inggris.

Peserta mengisi formulir pendaftaran, menyerahkan 2 lembar pas foto berwarna ukuran 4 x 6, foto close-up dan seluruh badan  terbaru dengan background putih, foto copy KTP dan KTM, foto copy ijazah SMA/ sederajad, mengisi formulir yang disediakan atau dapat didownload di twitter @dimjengsleman dan www.tourismsleman.com serta membayar biaya pendaftaran sebesar Rp.50.000,-

Pendaftaran dibuka hingga Sabtu 22 Maret 2014. Pendaftaran dapat dilakukan di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman, Jalan KRT. Pringgodiningrat 13, Beran, Tridadi, Sleman, telpon (0274) 869613 pada jam kerja dan di Radio Geronimo Jl. Gayam Yogyakarta, Radio Unisi Jl. Demangan No. 24 dan Radio Swaragama Bulaksumur Blok H No.5. Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi Dimas Anindita (0878-3969-2730) dan Dimas Billy (0857-4797-9696).

Dalam seleksi tersebut akan ditentukan pemenang lima besar, yaitu Dimas Diajeng Sleman 2013, Wakil I, Wakil II, Harapan I dan Harapan II serta Pemenang Atributif lainnya meliputi Dimas Diajeng Favorit dan Persahabatan.

Secara rinci seleksi yang harus dilalui para peserta meliputi test tertulis (pilihan ganda dan isian singkat tentang pengetahuan pariwisata dan kebudayaan Yogyakarta, khususnya Sleman), wawancara ( pariwisata, kebudayaan Jawa, intelegensia, pengetahuan umum, public speaking, dan unjuk bakat).