Pembiayaan FIFGroup Januari-Mei 2015; Meroket Jadi 14%

Pembiayaan FIFGroup Januari-Mei 2015; Meroket Jadi 14%

Jakarta, Kabarindo- PT Federal International Finance atau FIFGroup membukukan pembiayaan Rp10,9 triliun selama Januari hingga Mei 2015, naik 14% dari pencapaian periode sama tahun 2014 yang sebesar Rp9,6 triliun.

Pembiayaan FIFGroup itu sebagian besar disumbang dari pembiayaan kredit sepeda motor, yang mencapai Rp9,6 triliun, sedangkan dari sektor elektronik melalui SPEKTRA mengkontribusi Rp1,1 triliun, menurut FIFGroup dalam siaran persnya, Jumat.

Untuk pembiayaan mobil melalui AFTRA, selama periode itu hanya memberikan kontribusi Rp272 miliar saja.

Menurut Direktur Keuangan FIFGroup Hendry Christian Wong, perkembangan bisnis yang dicapai oleh FIFGROUP saat ini masih terbilang cukup baik meskipun situasi ekonomi sedang belum begitu baik.

"Kami bersyukur atas hasil yang kami capai. Hal ini tentu tidak lepas dari dukungan semua pihak terhadap FIFGroup," katanya.

Di tahun 2015 ini, Hendry berharap tingkat pertumbuhan FIFGroup yang telah dicapai hingga Mei dapat terus dipertahankan hingga akhir tahun, terutama bila perekonomian semakin membaik

"Kami berharap pertumbuhan FIFGroup akan terus membaik seiring dengan kondisi ekonomi nasional yang juga kita harapkan membaik pula," ia menambahkan.

FIFGroup juga terus menjalankan program-program Corporate Social Responsibility (CSR), yang memfokuskan pada empat pilar pokok, yakni pendidikan, pemberdayaan masyarakat, lingkungan hidup, dan kesehatan.

Salah satu kegiatannya dalam membantu pendidikan di Indonesia, FIFGroup berperan aktif memberikan sharing pengetahuan kepada para mahasiswa diberbagai perguruan tinggi serta para guru melalui jam sosial mengajar dan pelatihan guru se Indonesia.

Menurut External Relation Head Corporate Communication FIFGroup, Arif Reza Fahlepi, pendidikan merupakan sebuah pondasi bagi kemajuan suatu bangsa. Dengan pendidikan yang sangat baik, bangsa ini akan dapat tumbuh dan berkembang menjadi bangsa yang kuat berkat sumber daya manusia yang cerdas seperti dilansir dari laman antaranews.

Hingga sekarang telah lebih dari 2996 guru yang tersebar di 14 kota di seluruh Indonesia mendapatkan pelatihan yang meliputi cara mengajar, cara memberikan perhatian kepada siswa hingga bagaimana cara agar siswa dapat senang dengan pelajaran yang diajarkan.