Pembangkit Biogas Limbah Sawit Belitung; Mulai Beroperasi

Pembangkit Biogas Limbah Sawit Belitung; Mulai Beroperasi


Jakarta, Kabarindo-
PT Astindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) melalui anak usahanya PT Austindo Aufwind New Energy (AANE) telah meresmikan operasional pembangkit listrik tenaga biogas di Belitung senilai US$3,5 juta.
Pusat pembangkit listrik tenaga biogas itu memiliki kapasitas 1,2 megawatt (MW). Listrik dihasilkan dari limbah pabrik kelapa sawit yang dimiliki anak usaha perseroan, PT Sahabat Mewah dan Makmur.

Dirut ANJT, Suwito Anggoro mengatakan, AANE merupakan Independent Power Producer (IPP) pertama di Indonesia yang mengoperasikan pusat pembangkit listrik tenaga biogas dan memasarkannya secara komersial. Seluruh pasokan listrik yang diproduksi AANE disalurkan ke jaringan distribusi PT PLN (Persero) dan dibeli oleh PLN sesuai Power Purchase Agreement seharga RP 975 PER KwH.

"Penjualan listrik ini dilakukan sesuai ketentuan Feed-in Tariff untuk biogas berdasarkan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 4 Tahun 2012," kata Suwito, seperti dilansir dari laman energitoday.

Perseroaan memilih Belitung sebagai lokasi pabrik pertama karena infrastruktur yang baik, kemudahan akses dan dukungan dari pemerintah dan masyarakat setempat.