Pekan Budaya Dayak Bersama 1.000 Siswa SD; Siap Di Gelar 27-30 April Mendatang

Pekan Budaya Dayak Bersama 1.000 Siswa SD; Siap Di Gelar 27-30 April Mendatang

Cikini, Jakarta, Kabarindo- Anda tentu masih ingat dengan 1.000 anak membatik ?

Acara tersebut terselenggara dengan baik tahun 2011 bertajuk Jelajah Budaya Jawa bersama 1.000 anak SD dan ternyata tidak berhenti disitu karena anak negeri yang sangat cinta dengan budaya nusantara, Arie Bekti Budi Hastuari kembali beraksi tahun 2015 ini.

Tepatnya 27-30 April mendatang, komunitas penjaga budaya- Sekar Nusa Jakarta siap menggelar Pekan Budaya Kalimantan TImur-KalTim di Museum Nasional Jakarta melibatkan 1.000 siswa dari SD kelas 3-5 yang ada di Jabodetabek.

Yah, saat redaks berbincang-bincang ringan, Arie sang pengagas memang menyasar usia anak yang memang butuh banyak stimulan tentang akar budaya bangsanya sendiri yang sangat kaya se-Nusantara dengan adat istiadat yang beraneka ragam sehingga pasti bermanfaat di masa mendatang.

"Kami akan mengajak 1.000 anak yangmelibatkan lebih dari 20 SD di Jakarta dengan metode edutainment agar mengenal budaya Dayak dari tari, pakaian tradisional, makanan khas sampai tentu saja yang akan mengasyikkan mereka adalah varian musik tradisional yang beragam. Saya sudah menyurati pemkot dan pemda setempat dan berharap mendapat jawaban serta tentu saja pasca masa reses ingin mendapat arahan dan koordinasi dari Senator dari Kaltim dan DKI Jakarta sebagai tuan rumah," papar Arie lugas.

Arie berseloroh lugas dan semangat memberikan gambaran acara tersebut dimana anak-anak akan  membuat penganan khas, merangkai kerajinan  masyarakat Dayak, menyanyikan lagu burung serta ada cerita rakyat yang dapat mereka nikmati di dalam satu kawasan dengan zona yang berbeda satu sama lain di Museum Nasional dan tentu saja redaksi juga sepakat acara ini akan merekatkan misi dan tujuan yang sama untuk mendekatkan budaya dan kecintaan pada museum dalam satu kegiatan yang edukatif dan penuh keceriaan.

Ada yang menarik di acara tersebut karena April mendatang juga adalah ulang tahun 237 Museum Nasional dan sudah memasuki tahun ke-3 sampai 2015 pencanangan Gerakan Nasional Cinta Museum.

Indonesia bangga dengan perempuan satu ini, Arie tidak hanya akan berhenti dengan budaya Jawa, Dayak-Kalimantan Timur, karena masih ada Bali, Papua, Bugis-Makassar atau Sumatera Utara dan lain sebagainya sehingga apabila menjadi kalender tetap dari pihak pemerintah dengan dukungan swasta akan lebih baik, bukan ?

Indonesia punya 230 suku bangsa di Nusantara , bukan ? kalau bukan anak negeri dari anak bangsa, siapa lagi yang akan memperkenalkannya ? Apa mau JPop & KPop justeru menggerus dan menggilas anak-anak kita ?

Apalagi keberadaan museum sebagai etalase budaya masa lalu untuk dapat memotret kekinian sebuah peradaban adalah aset yang paling berharga, bukan begitu ?