Pasuruan Gelar Event Touring; Bromo On Fire 2013

Pasuruan Gelar Event Touring; Bromo On Fire 2013

Surabaya, Kabarindo- Pasuruan memiliki kesempatan yang besar untuk mengembangkan wisata di Jawa Timur dengan menjual potensi pertanian dan keindahan alam yaitu kawasan daerah Nongkojajar dan Bromo yang selama ini dikenal sebagai ikon pariwisata Jatim.

Dengan kondisi geografis yang bagus, Pasuruan memiliki potensi yang luar biasa untuk mengembangkan industri pariwisata melalui kegiatan yang menyenangkan bersama keluarga.

Untuk itu, pemerintah Kabupaten Pasuruan mengadakan event touring Bromo On Fire pada Sabtu – Minggu, 14-15 Desember, dengan konsep family and fun yang akan memberikan pengalaman tak terlupakan menikmati alam terbuka yang sejuk, indah dan menakjubkan.

Melalui event tersebut, diharapkan masyarakat luar Pasuruan, terutama dari Surabaya, akan lebih mengenal potensi wisata di wilayah Kabupaten Pasuruan, khususnya daerah Nongkojajar dan Tosari Bromo.

Bromo bisa diakses dari Malang, Pasuruan, Probolinggo dan Lumajang. Kebanyakan wisatawan menuju Bromo dari Probolinggo, padahal perjalanan dari tiga kabupaten lain memberikan pemandangan yang tak kalah indah dan pengalaman yang tak kalah menarik.

Selain menyusuri lautan pasir Bromo lalu mendaki hingga ke kawahnya, wisatawan biasanya menyaksikan matahari terbit dari Pananjakan. Di sini, kita bisa melihat Bromo dan hamparan lautan pasir yang berada di bawah. Sungguh pemandangan yang menakjubkan.

“Kami ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa keindahan Bromo lebih bisa dinikmati dengan mengambil jalur dari Pasuruan, sekaligus menunjukkan bahwa Pananjakan adalah wilayah Kabupaten Pasuruan, bukan Probolinggo,” ujar Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf.

Ia menambahkan, touring tersebut bukan hanya menyajikan tempat - tempat wisata, namun juga memberikan perjalanan yang menyenangkan menuju Bromo. Para peserta akan melewati jalan alternatif yang lancar, view yang menarik dan penginapan yang layak.

Event tersebut diikuti oleh 200 peserta rally yang berangkat dari Gedung Grahadi Surabaya pada Sabtu (14/12) dan finish di Tosari di kaki Gunung Bromo pada malam hari. Rally melewati berbagai rute wisata diantaranya Finna Golf, Taman Safari, Bakti Alam, Bukit Flora dan Tosari kemudian bermalam di Nongko Jajar.

Para peserta juga bisa mengikuti berbagai kompetisi yaitu fotografi, belanja terbanyak, contest mobil terbaik dan terbersih. Acara dimeriahkan oleh stand up comedy, Duo Virgin dan pembagian doorprizes.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Pasuruan, Trijono Isdijanto, menyebutkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Bromo khususnya Penanjakan pada tahun ini diperkirakan mencapai 450 ribu orang. Pihaknya berharap, kegiatan dan promosi yang dilakukan Kabupaten Pasuruan dapat mendongkrak jumlah wisatawan bertambah 150 ribu – 200 ribu orang wisatawan setiap tahun.