Panglima TNI; Pimpin Upacara Sertijab Pangkohudnas

Panglima TNI; Pimpin Upacara Sertijab Pangkohudnas

Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kabarindo- Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memimpim upacara serah terima jabatan (sertijab) Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional (Pangkohudnas) dari pejabat lama, Marsekal Muda TNI Abdul Muis, S. Sos kepada pejabat baru,  Marsekal Muda TNI Yuyu Sutisna S.E, S. Sos, M.M. di lapangan upacara Makohanudnas, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (28/02/2017).

Marsda TNI Yuyu Sutisna, S.E. S. Sos, M.M., merupakan Alumni AAU 1986 yang sebelumnya menjabat sebagai Pangkoopsau I Jakarta, sedangkan Marsda TNI Abdul Muis, S.Sos., Alumni AAU 1985 mendapat jabatan sebagai Dirjen Renhan Kemhan (Kementerian Pertahanan).

Kohanudnas adalah Komando Gabungan Khusus yang merupakan Komando Utama Operasi TNI dengan komponen TNI AU sebagai kekuatan inti, diperkuat dan dibantu oleh unsur-unsur kekuatan angkatan lain. Kohanudnas berkedudukan langsung di bawah Panglima TNI dalam bidang pembinaan kesiagaan operasi dan pelaksanaan Operasi Pertahanan Udara, di wilayah udara nasional dan Kasau dalam bidang pelaksanaan pembinaan administrasi dan kesiapan unsur TNI AU untuk operasi Hanud.

Kohanudnas sebagai bagian integral TNI bertugas menyelenggarakan upaya pertahanan keamanan terpadu atas wilayah udara nasional secara mandiri atau pun bekerja sama dengan Komando Utama operasional lainnya dalam rangka mewujudkan kedaulatan dan keutuhan NKRI.

Dalam amanatnya, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo  menyampaikan, Terkait Pembangunan Pertahanan Udara Nasional saat ini, Kohanudnas akan menambah Alutsista baik radar, pesawat tempur sergap, rudal jarak sedang maupun senjata Penangkis Serangan Udara (PSU) yang dilaksanakan secara bertahap.

"Penambahan Alutsista ini, diharapkan Kohanudnas semakin memiliki kemampuan menjaga dan mengawasi seluruh wilayah NKRI, terutama wilayah udara di sepanjang perbatasan dengan negara-negara lain serta jalur lalu lintas laut yang padat dan rawan," papar Panglima TNI.

Kohanudnas juga bertugas menyelenggarakan pembinaan administrasi dan kesiapan operasi unsur-unsur Hanud TNI AU dan melaksanakan siaga operasi untuk unsur-unsur hanud jajarannya dalam rangka mendukung tugas pokok TNI.

"Dalam melaksanakan tugas tersebut, Kohanudnas dituntut untuk selalu menjaga kesiapsiagaan operasional secara utuh, yang dihadapkan dengan perkembangan lingkungan strategis yang berubah begitu cepat, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, luasnya wilayah udara nasional serta tersebarnya potensi sumber daya nasional yang harus selalu dilindungi dari kemungkinan gangguan pihak lain," terang Panglima TNI.

Mencermati kondisi tersebut, dan dihadapkan pada tugas, fungsi dan tanggung jawab maupun keterbatasan anggaran, Kohanudnas selalu mampu memaksimalkan kemampuan peralatan yang yang dimiliki dan memanfaatkan sumber daya nasional yang ada, melalui pengembangan berbagai kerja sama dengan lembaga atau institusi nasional lainnya yang memiliki kemampuan dalam bidang pertahanan udara.

"Saat ini Kohanudnas telah mengoperasikan suatu sistem data yang mengintegrasikan hasil deteksi radar sipil dan radar militer, sehingga situasi di wilayah udara dapat dimonitor secara real time. Sistem integrasi ini dilaksanakan bersama-sama dengan pakar-pakar teknologi elektronika dalam negeri, sehingga telah mampu meningkatkan kemampuan Kohanudnas dalam mengcover wilayah udara nasional," jelas Panglima TNI Gatot Nurmantyo.

‎Turut hadir dalam acara Sertijab tersebut antara lain, Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, Wakasad Letjen TNI M. Erwin Syafitri, Wakasau Marsdya TNI Hadiyan Sumintaatmadja, para Asisten Panglima TNI, Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto, Dankorps Brimob Irjen Polisi Murad Ismail serta pejabat teras Mabes TNI dan ratusan tamu undangan.