Panglima TNI; Pimpin Alih Kodal PPRC TNI 2016

Panglima TNI; Pimpin Alih Kodal PPRC TNI 2016

Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kabarindo- Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Pagi tadi memimpin kegiatan serah terima Alih Kodal Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI dari Panglima Divisi Infanteri-2/Kostrad Mayjen TNI Fabio Warsito, S.E., M.M kepada Panglima Divisi Infanteri-1/Kostrad Mayjen TNI Sudirman, S.H., M.M. Acara tersebut dilaksanakan di Taxi Way Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, 03/03/2016.

Dalam pidato amanatnya, Gatot Nurmantyo mengatakan, PPRC TNI merupakan Komando Tugas Gabungan TNI yang dibentuk secara khusus dan berkedudukan langsung di bawah Panglima TNI, dengan tugas melaksanakan tindakan reaksi cepat terhadap berbagai ancaman yang terjadi dalam rangka menangkal, menyanggah awal dan menghancurkan musuh yang mengganggu kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Lanjut Gatot, dalam pelaksanaan tugas pokoknya, PPRC TNI miliki fokus pada kekuatan wilayah darat tertentu guna melaksanakan operasi sendiri ataupun membantu pelaksanaan operasi yang dilaksanakan oleh Komando Operasional TNI lainnya, baik dalam rangka melaksanakan Operasi Militer Perang maupun Operasi Militer Selain Perang.

Panglima TNI juga menjelaskan pada tugas operasi militer untuk perang PPRC TNI memiliki tugas lain yaitu menahan dan mendisorganisir kekuatan musuh atau lawan di wilayah darat tertentu. Sementara pada operasi militer selain perang PPRC TNI memiliki tugas sebagai penindak awal atau mencegah meluasnya Gerakan Separatis Pengacau Bersenjata dan melaksanakan penindakan terhadap terorisme bersenjata dalam batas kemampuan PPRC.

Dalam mengemban tugas tersebut, pungkas Gatot Nurmantyo, PPRC TNI mempunyai pedoman yang sangat melekat yaitu cepat dalam melaksanakan manuver atau gerakan, tepat dalam menuju sasaran dan wilayah tertentu serta singkat dalam proses dan waktu yang dibutuhkan, tutup Panglima TNI.

Dalam kegiatan serah terima Alih Kodal PPRC TNI tahun 2016 ini, melibatkan sebanyak 3.274 personel  (TNI _AD, AL, dan AU) yang terdiri dari peserta 2.351 personel, penyelenggara 407 personel dan pendukung 516 personel.


TNI Kuat, NKRI Harga Mati......