Panglima TNI; Beri Pembekalan Kepada Seribu Pelajar SMA Peserta Wisata Nusantara Bersatu

Panglima TNI; Beri Pembekalan Kepada Seribu Pelajar SMA Peserta Wisata Nusantara Bersatu

Mabesad, Veteran, Jakarta, Kabarindo- Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memberikan pembekalan kepada 1.000 siswa/i SMA peserta Wisata Nusantara Bersatu dari seluruh Indonesia yang bertempat di Aula Jenderal Besar A.H. Nasution, Mabesad,  Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Sabtu (21/01/2017).

Dalam pembekalan itu, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan, ada sembilan kunci meraih mimpi antara lain; Berdoa kepada Tuhan YME (Great Prayer), Bermimpilah setinggi-tingginya (Great Dreamer), Berbuat maksimal mewujudkan mimpi (Action), Selalu optimis bahwa pasti akan terkabul (Optimist), tetap Fokus wujudkan mimpi (Focus), menghadapi hambatan harus fleksibel (Flexible), harus memiliki relasi (Networking), tetap belajar (Keep Learning), lakukan semuanya dengan hati (Do by Heart).

Menurut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, dalam meraih mimpinya seluruh siswa/i SMA harus optimis, suatu saat mimpi itu akan tercapai dan tetap melakukan tindakan untuk meraih mimpi itu melalui belajar dan juga harus fleksibel terhadap hambatan-hambatan yang ada.

"Terus fokus terhadap mimpimu, dan mimpimu itu besar sehingga kamu tidak bisa melakukannya sendiri dan kamu harus mempunyai great network," kata Panglima TNI dihadapan seribu pelajar SMA yang tiba sejak pukul 06.00 WIB dengan menggunakan KRI Banda Aceh dengan nomor lambung 593, dan bersandar di Markas Komando Lintas Laut Militer (Mako Kolinlamil) Tanjung Priok, Jakarta.

Di tempat sama, Panglima TNI juga menyampaikan, "Raihlah mimpimu dan ajak teman-temanmu untuk meraih mimpi bersama-sama, karena meraih mimpi tidak bisa diraih sendirian, dan jangan hanya menjadi seorang pemimpi".

"Kamu harus fokus terhadap mimpimu sepanjang masa dan setiap saat belajar dengan giat dan sungguh-sungguh serta tetap konsisten," ucap Panglima TNI.

"Disinilah kesempatan kamu berkumpul bersama teman-teman siswa/i lain dari seluruh Indonesia dan jadikan kebersamaan ini sebagai network kamu dan bersama-sama mempunyai satu visi, serta tetap harus belajar terus tentang kebersamaan dan bersosialisasi, sehingga jika semua dilakukan dengan hati maka hasilnya pasti akan meningkat," tambah Panglima TNI.

Mengakhiri pembekalannya, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa siswa/i Wisata Nusantara Bersatu mempunyai mimpi besar dalam meraih cita-citanya membangun negara dan bangsa ini.

"Saya titip bangsa dan negara kepadamu karena kamu sudah punya mimpi-mimpi besar dengan belajar dan berjuang menjadi bangsa ini lebih maju," pungkasnya bersahaja.

Sementara itu, usai memberikan pembekalan, dihadapan rekan-rekan wartawan, Panglima TNI mengatakan bahwa Nusantara bersatu ini merupakan inspirasi dari amanat Presiden RI tentang membangun bangsa Indonesia dari pinggiran.

"Para siswa/i kelas 2 SMA berasal dari tempat-tempat yang terpencil, terpinggir seperti dari Sangir Talaud dan pulau-pulau kecil, seperti di Wamena, dan mereka dikumpulkan di sini. Ada yang belum pernah naik kapal laut, belum lihat pesawat di darat. Mereka bisa bertemu dari ujung utara sampai  selatan. Kita berikan motivasi dari motivator terkenal, agar mereka punya bekal dan bisa menceritakan pengalaman mereka di daerah," ringkas Panglima TNI kepada rekan media.

Lebih dari itu, diharapkan para pelajar SMA peserta kegiatan ini punya wawasan kebangsaan. Panglima TNI  mengatakan, program ini akan dilakukan setiap 6 bulan sekali, dan yang menentukan adalah mereka (peserta).

"Diharapkan siswa/i ini setelah diberikan motivasi dan tugas, mereka punya bekal untuk menceritakan kepada teman-teman sekolah lainnya. Kemudian program ini akan dilakukan setiap enam (6) bulan dan nanti yang selanjutnya mereka membuat Kader-Kader serta merekomendasi program ini kepada semua pelajar seusia mereka agar berjuang dengan belajar untuk bangsa dan negara," ungkap Panglima TNI saat menjawab pertanyaan rekan media terkait keberlangsungan program tersebut.

Turut hadir pada pembekalan tersebut diantaranya, Kasad Jenderal TNI Mulyono, Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono, Asops Panglima TNI Mayjen TNI Agung Risdhianto, Aster Panglima TNI Mayjen TNI Wiyarto, serta para Asisten Angkatan dan Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto, S.Sos.