Pacific Royale Airways; Raih Sertifikat Operator Penerbangan

Pacific Royale Airways; Raih Sertifikat Operator Penerbangan

Jakarta, Kabarindo- Di penghujung bulan Mei 2012 mengumumkan keberhasilannya memenuhi syarat-syarat regulasi dari Direktorat Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKUPPU), Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Dan dengan demikian Pacific Royale Airways telah memperoleh Sertifikat Operator Penerbangan atau Air Operator Certificate (AOC) bernomor AOC / 121- 045 dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara tertanggal 29 Mei 2012.

“Kami telah berhasil memenuhi lima tahap persyaratan untuk memiliki izin penerbangan di Indonesia. Berbekal AOC dari Direktorat Jenderal Perhubungan, maka maskapai kami siap mengudara pada bulan Juni 2012”, jelas Chief Executive Officer Pacific Royale, Samudra Sukardi. Pacific Royale siap melakukan penerbangan perdananya dengan dua buah pesawat tipe Fokker F50 dengan nomor registrasi PK PRA dan PK PRB yang melayani rute Batam-Surabaya.

“Di tahap pertama ini, maskapai kami akan beroperasi dari Bandar Udara Internasional Hang Nadiem, Batam dan Bandar Udara Internasional Juanda, Surabaya dengan menggunakan kedua pesawat F50. Hal ini menandakan bahwa Pacific Royale Airways akan resmi beroperasi sesuai jadwal.”

Sukardi menambahkan. Pada fase pertama, Pacific Royale Airways akan mengoperasikan pesawat Fokker F50 bernomor registrasi PK PRA dan berbasis di Batam. Pesawat ini akan melayani rute penerbangan ke Jambi, Pekanbaru, Kerinci dan Padang. Sementara pesawat Fokker F50 bernomor registrasi PK PRB akan berbasis di Surabaya dan akan melayani rute penerbangan ke Semarang, Pangkalan Bun dan Bandung. Sesuai dengan SIUP yang telah dimilikinya, Pacific Royale akan beroperasi dari empat hub utama yaitu Jakarta, Surabaya, Batam dan Medan.
Maskapai ini juga telah memiliki hak penerbangan ke 62 kota domestik dan 11 kota internasional.

Di tahun pertamanya, Pacific Royale Airways akan memiliki lima buah pesawat Fokker F50 untuk tujuan penerbangan perintis, empat buah pesawat A320 dan satu buah pesawat A330 untuk penerbangan domestik dan internasional.