PT Pertamina Lubricant; Jalin Sinergi Bersama Dirjen HKI

PT Pertamina Lubricant; Jalin Sinergi Bersama Dirjen HKI

Pacific Place, Jakarta, Kabarindo- Dalam rangka meningkatkan pemahaman dan kesadaran mengenai Kekayaan Intelektual, hari ini PT Pertamina Lubricant melakukan sinergi bersama dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kemenkumham RI. Sinergitas kedua belah pihak ini dituangkan dalam acara Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang digelar di Ritz-Carlton Pacific Place, Jend. Sudirman, Jakarta.

Penandatanganan MoU ini dilakukan oleh Direktur Utama PT Pertamina Lubricants Gigih Wahyu Hari Irianto dan Direktur Jenderai Kekayaan lntelektual Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia Prof. Dr. Ahmad M Ramli SH, MH, FCBArb di Jakarta, Selasa (26/4).

Kesepakatan tersebut berisikan tentang sinergi kedua belah pihak untuk meningkatkan kerjasama yang produktif dan saiing menguntungkan di bidang Kekayaan lntelektual. Kedua belah pihak akan saling mendukung hal-hal terkait kreatifitas, inovasi, teknologi, dan standarisasi yang harus terus dijaga dan ditingkatkan seiring dengan pertumbuhan perusahaan.

Selain itu, melalui nota tersebut juga berupaya untuk membangun dan memperkuat informasi dan pemahanan mengenai Kekayaan lnteiektuai melalui pembudayaan, dan pemberdayaan Kekayaan Intelektuai di lapisan perusahaan.

Turut nadir pada acara tersebut, Sekretaris Ditjen Kekayaan Intelektual Ir. Razilu M. Si, Direktur Merek dan lndikasi Geografis Fathlurachman, SH,MM, Direktur Paten, DTLST dan RD Ir. Timbul Sinaga, M.Hum., Direktur Hak Cipta dan Desain Industri Dr. Erni Widyastari, Direktur Pemasaran PT Pertamina Lubricants Andria Nusa dan jajaran manajemen Pertamina Lubricants lainnya.

Dalam sambutannya, Gigih Wahyu Hari Irianto mengatakan, Pertamina Lubricants perlu terus meningkatkan pemahaman dan kesadaran tentang Kekayaan Intelektual dan Pertamina Lubricants juga harus memahami sistem perlindungan hukum atas upaya-upaya pendaftaran Kekayaan. lntelektual untuk seluruh produk dan merek perusahaan.
Lebih lanjut Gigih menyampaikan bahwa untuk bisa bersaing di kompetisi global yang kian pesat, ia meyakinkan bahwa kerjasama dengan Ditjen Kekayaan lntelektuai dapat memperkuat data dan informasi yang dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan teknologi pelumas.

“Kami sangat antusias untuk memulai kerjasama ini. Pendampingan dalam pemahaman di bidang Kekayaan Intelektual merupakan langkah yang tepat untuk memperkuat kegiatan bisnis kami, semoga dapat diaplikasikan secara nyata dalam perusahaan," ujar Gigih.

Kedua pihak sepakat untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran mengenai Kekayaan Intelektual melalui kegiatan sosialisasi dalam bentuk seminar, pelatihan workshop, pertukaran data dan temu wicara terkait isu seperti paten, merek, desain, hak cipta dan teknologi yang akan dihubungkan dengan industri pelumas di Indonesia.
Ditjen Kekayaan lntelektual akan mempersiapkan materi dan narasumber dan juga memberikan informasi dan database industri yang telah terdaftar untuk kabutuhkan referensi dalam upaya pendaftaran Kekayaan lntelektual di bidang industri pelumas.

"Kami berterima kasih kepada Dirjen Kekayaan Intelektual yang berkenan memberikan pemahaman dan kesadaran dalam memperkuat informasi Kekayaan Intelektual," tutup Gigih.