PMI Untuk Gaza; Siap Salurkan Bantuan

PMI Untuk Gaza; Siap Salurkan Bantuan

Jakarta, Kabarindo- Sekretaris Jenderal Palang Merah Indonesia (PMI) Budi A. Adiputro.

Ia menjelaskan bahwa rekening bantuan PMI untuk masyarakat Palestina merupakan bantuan yang dihimpun secara resmi ke Bulan Sabit Merah (BSM) Palestina sebagai sesama Perhimpunan Nasional. Seperti diketahui, PMI merupakan Perhimpunan Nasional di Indonesia yang telah bekerjasama dengan BSM Palestina sebagai Perhimpunan Nasional di Palestina dalam membuka rekening bantuan kemanusiaan untuk membantu masyarakat Gaza Palestina. 

“Bulan Sabit Merah Palestina adalah mitra kerja kami di Palestina sebagai sesama Perhimpunan Nasional. Sesuai pembicaraan kami dengan Presiden BSM Palestina, Dr. Younis Al-Katib, beliau mengatakan bahwa bantuan yang paling tepat sekarang adalah dalam bentuk dana,” jelas Sekretaris Jenderal PMI Budi A. Adiputro.   

Sejauh ini PMI telah membuka tiga rekening bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan dana untuk meringankan penderitaan masyarakat Gaza Palestina, yaitu:

NAMA BANK    : MANDIRI
CABANG    : KCP JKT KRAKATAU STEEL
Swift Code    : B M R I I D J A
ATAS NAMA    : Palang Merah Indonesia
NO. REKENING     : 070-00-0011601-7
     
NAMA BANK    : BCA
CABANG    : KCU THAMRIN
Swift Code    : C E N A I D J A
ATAS NAMA    : Kantor Pusat PMI
NO. REKENING     :  206.300668.8
     
NAMA BANK    : BRI
CABANG    : KC Pancoran
Swift Code    : B R I N I D J A
ATAS NAMA    : Palang Merah Indonesia
NO. REKENING     : 0390-01-000030-30-3

Bantuan PMI ini akan segera disalurkan ke BSM Palestina sebagai jalur resmi bantuan ke sesama anggota Gerakan Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah.

Hingga hari ke-7, konflik bersenjata antara Palestina dan Israel telah menimbulkan banyak korban, terutama anak-anak dan perempuan. Sesuai pembicaraan dengan Dr. Younis Al-Khatib, penanganan korban sejauh ini ditangani sepenuhnya oleh pihak Bulan Sabit Merah Palestina bekerjasama dengan Komite Palang Merah Internasional (ICRC) serta bantuan yang diberikan oleh BSM Mesir.

“Sejak 7 Juli, BSM Palestina telah bekerja 24 jam / hari untuk memberikan respon terutama di masalah medis yang diderita korban konflik bersenjata Palestina-Israel. Selain itu, kami juga berkoordinasi dengan ICRC Komite Internasional Palang Merah untuk melakukan respon dan BSM Mesir untuk mendapatkan bantuan obat-obatan atau bantuan berupa baik berupa makanan atau non food item seperti selimut, matras  serta Hygiene Kit di perbatasan rafah,” papar Younis.

Selain kebutuhan obat-obatan serta bahan makanan dan non makanan, BSM Palestina juga membutuhkan fasilitas kesehatan penting seperti peralatan operasi dari Kementerian Kesehatan Palestina.

Kebutuhan akan transportasi juga sangat diperlukan untuk respon cepat korban dengan menggunakan ambulans. Karena kebutuhan akan ambulans tambahan sangat diperlukan untuk mengganti kerusakan ambulans yang terkena serangan konflik bersenjata.

“Kami (BSM Palestina) telah menurunkan 700 relawan yang bekerjasama dengan 1000 staf yang tergabung dalam bidang kesehatan, logistik dan Penanggulangan bencana. Selain merespon evakuasi dan melakukan tindakan medis, kami juga fokus untuk penanganan psikologis anak-anak yang menjadi korban konflik bersenjata. Karena banyak dari mereka (anak-anak) yang kehilangan orang tua mereka,” jelas Younis.