PLN Jalin Kerjasama Kelistrikan; Siap Ekspor Ke Malaysia

PLN Jalin Kerjasama Kelistrikan; Siap Ekspor Ke Malaysia

Jakarta, Kabarindo- PT PLN (Persero) menjalin kerjasama bidang kelistrikan dengan Sabah Electricity Sdn Bhd (SESB).

Kerjasama itu ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Direktur Utama PLN, Nur Pamudji dengan Managing Director SESB Razak Sallim di Kinabalu, Sabah, Malaysia, Jumat (10/1) lalu.

"Penandatanganan MoU ini membuka kemungkinan kerjasama di segala bidang, termasuk kemungkinan interkoneksi Kalimantan Utara dengan Sabah," ujar Nur dalam keterangan tertulisnya, Minggu (12/1).

Di samping itu, kerjasama ini merupakan salah satu langkah PLN menuju ke integrasi jaringan ASEAN. Nantinya kata Nur, PLN dan SESB akan melakukan studi bersama untuk mewujudkan interkoneksi yang saling menguntungkan, terutama antara Kalimantan Utara (Kaltara) dan Sabah.

"Kerjasama ini juga membuka peluang untuk dibangunnya pembangkit skala besar di Kalimantan Utara. Energi listrik yang dihasilkan sebagian besar digunakan untuk keperluan domestik dan sebagian kecil bisa diekspor ke Malaysia," terang dia.

Dengan begitu, pembangunan pembangkit di Kalimantan Utara tidak harus dimulai dari pembangkit skala kecil karena menyesuaikan dengan kebutuhan domestik yang masih kecil.

"Tapi nanti bisa langsung ke skala besar sehingga lebih ekonomis dan lebih andal. Ini merupakan kesempatan besar untuk memajukan pembangunan kelistrikan di Kalimantan Utara," papar dia.

Apalagi lanjut Nur, sistem kelistrikan di Sabah mempunyai karakteristik beban puncak pada siang hari, sedangkan sistem PLN di Kalimantan Utara memiliki beban puncak pada malam hari.

"Kondisi ini dapat disinergikan untuk keuntungan dua belah pihak melalui interkoneksi kedua sistem kelistrikan ini," imbuh Nur.

Bagi SESB, kerjasama seperti ini merupakan hal baru dan juga kesempatan untuk memajukan pembangunan kelistrikan di Sabah. SESB adalah salah satu perusahaan listrik di Malaysia yang mengelola kelistrikan di Sabah.

Perusahaan ini dimiliki oleh kerajaan Sabah dan ada saham dari Tenaga Nasional Berhad (TNB), perusahaan listrik terbesar di Malaysia yang berada di Semenanjung seperti dilansir dari laman jpnn.