Orang Tua Wajib Cermati; Produk Yang Digunakan Untuk Buah Hati

Orang Tua Wajib Cermati; Produk Yang Digunakan Untuk Buah Hati

Surabaya, Kabarindo- Proses tumbuh kembang anak bervariasi dalam waktu, bulan dan tahun sehingga menuntut orang tua untuk selalu mengamati dan menilai setiap tahapan tumbuh kembang anak. Orang tua yang menginginkan anak yang berkualitas harus melakukan upaya stimulasi perkembangan dan pemberian nutrisi yang tepat.
 
Di tengah maraknya produk untuk balita yang beredar di masyarakat, orang tua perlu mencermati standar kesehatan produk yang dipakai dan dikonsumsi oleh balita mereka, termasuk komposisi penggunaan bahan baku. Orang tua harus jeli dalam memilih material yang dirancang khusus untuk balita agar terhindar dari iritasi kulit serta efek samping penggunaan produk dalam jangka pendek maupun panjang.
 
Hal ini dibahas dalam seminar bertajuk Manajemen Tumbuh Kembang Yang Tepat Hasilkan Balita Berkualitas pada Rabu (5/11/2014) dengan narasumber dr. Mira Irmawati SpA (K), konsultan tumbuh kembang Anak di RSUD Dr. Soetomo Surabaya, dan Leny Frenciple, Brand Manager PURE Indonesia.
 
Dr. Mira mengatakan, lingkungan berperan besar dalam tumbuh kembang anak. Fungsi kognitif anak pada usia 2-4 tahun, 20 % ditentukan oleh faktor genetik,  sedangkan 70% ditentukan oleh faktor lingkungan.
 
Salah satu kebutuhan dasar tumbuh kembang anak adalah stimulasi yang merangsang hubungan antar sel-sel otak (sinaps) agar semakin kuat. Rangsangan tersebut akan memicu kerja otak kiri dan kanan yang kompleks sehingga kecerdasan anak akan lebih luas dan tinggi.
 
“Anak butuh stimulasi, salah satunya dengan cara beraktivitas di luar rumah. Pastikan tempat bermain bersih dan aman. Juga biasakan anak membersihkan diri setiap selesai beraktivitas,” ujar dr. Mira.

Menurut ia, banyak hal yang terjadi dalam proses pertumbuhan dan stimulasi perkembangan anak yang sering ditanggapi secara berlebihan. Misalnya masalah kebersihan. Pada fase oral, bayi sering memasukkan mainan atau jarinya ke dalam mulut. Orang tua tidak perlu melarang, sebab fase oral merupakan tahap yang penting dilalui dalam perkembangan psikologi bayi. Hal ini juga penting untuk pematangan organ oro-motor yang kelak berguna untuk kepandaiannya dalam hal makan dan berbicara.
 
“Yang harus dilakukan orang tua adalah menyediakan mainan yang sesuai  dengan usianya. Pastikan benda yang masuk ke mulut bayi itu bersih dan aman,” ujarnya.
 
Masalah kebersihan lainnya yang sering terjadi pada balita adalah ruam popok. Orang tua tidak mengerti seberapa sering seharusnya mengganti popok bayi sehingga timbul gatal di daerah nappy (pantat) berupa munculnya kemerahan di lipatan-lipatan kulit yang menyebabkan rasa nyeri dan tidak nyaman. Balita menjadi rewel dan menangis berkepanjangan yang mengganggu tidur maupun aktivitasnya.
 
Sayangnya tanpa disadari, orang tua sering melakukan hal yang keliru dalam perawatan balita, seperti menggunakan bahan yang terlalu keras untuk kulit bayi. Sistem tubuh balita belum matang dan belum sempurna, sehingga tidak memiliki kemampuan sebaik tubuh orang dewasa dalam melawan pengaruh bahan kimia yang terkandung dalam suatu produk.
 
Leny menekankan, produk yang tepat digunakan oleh balita adalah menggunakan material yang memiliki standar keamanan dan ramah untuk anak.
 
Ia mengatakan, PURE merupakan brand produk spesialis untuk baby, mam & kids yang diproduksi oleh perusahaan berbasis farmasi dengan Good Manufacturing Practice (GMP) berstandar internasional (Low Hazard 0-2). Artinya semua bahan bakunya pada rating yang aman.
 
Leny menjelaskan, material yang digunakan PURE berbahan baku alami / herbal. Jika terhirup maupun tertelan tidak menimbulkan iritasi kulit dan tidak berbahaya bagi balita karena berstandar food grade formula yang menunjukkan bahwa semua kandungan di dalam suatu produk setingkat dengan makanan, sehingga aman jika ada zat atau cairan yang tertelan oleh manusia.

Selain low hazard, ada 7 hal yang perlu diperhatikan dalam memilih produk kesehatan bayi dan anak:

    Hypoallergenic yaitu terbuat dari bahan yang low irritant formula sehingga tidak mengakibatkan reaksi alergi.
    Bebas Sodium Lauryl Sulfate (SLS) atau detergen.
    Bebas Para Amino Benzoic (PABA) yaitu senyawa karsinogenik yang biasanya terdapat di produk sunscreen (tabir surya).
    Bebas Artificial Colour (tanpa pewarna senyawa kimia / sintetis).
    Bebas zat perfume (pelarut alkohol) yang bisa mengiritasi kulit.
    Anti bacterial Natural yaitu tidak menggunakan senyawa sintetis kimiawi untuk membunuh kuman.
    Bebas alkohol sehingga bebas dari reaksi alergi atau iritasi karena penggunaan senyawa alkohol 9. Yang sesuai dengan pH alami bayi adalah pH 5.5 yang tidak menimbulkan iritasi di kulit bayi.

 “Setiap orang tua tentu ingin memberikan yang terbaik bagi buah hati mereka agar tumbuh kembang secara optimal menjadi anak yang berkualitas. Karena itu, perlu mencermati semua hal yang diberikan kepada buah hati mereka termasuk produk yang digunakan untuk perawatan kesehatan mereka,” ujar Leny.