Netralitas TNI AD; Dipastikan Sambut Pilpres 09 Juli

Netralitas TNI AD; Dipastikan Sambut Pilpres 09 Juli

Bina Yudha II Room Mabesad TNI AD, Jakarta, Kabarindo- Pagi tadi, secara simultan teleconference Kepala Staf TNI AD, Ketua KPU Pusat & Ketua Bawaslu Pusat (di Mabes TNI AD) dengan para Pangdam, Danrem, Ketua KPU Daerah & Ketua Bawaslu Daerah  dimasing-masing provinsi.

Di awali oleh Kasad Jend Budiman bahwa terjadi pasang surut sebelum dan pasca debat hingga tadi malam.

"Ditegaskan lagi pentingnya netralitas TNI AD dalam Pilpres.09 Juli mendatang. Tidak permintaan presiden tapi sudah menjadi aturan bersama. Kami memberi update perkembangan situasi & kondisi keamanan nasional & daerah menjelang Pilpres 2014 serta update kesiapan pasukan & Alutsista / materil TNI AD menghadapi Pilpres 2014 serta membantu KPU untuk distribusi logistik Pilpres 2014," papar Budiman lugas.

Bersama ketua KPU Pusat, Husni Kamil yang selain mengapresiasi netralitas TNI juga mengingatkan agar pelaksanaan memerhatikan para disabilitas dan dengan fasilitas yang ada di TNI dimohonkan agar dapat ikut membantu penyebaran logistik dari KPU.

Media massa dilibatkan dalam dialog interaktif dengan koordinasi live dari 13 Pangdam yang ada dari Kodam I Bukit Barisan sampai Kodam 17 Cendrawasih, Papua. Ada yang menarik laporan ketegangan yang sempat tersulut dari daerah Jogja pasca debat tadi malam tapi langsung mereda dengan koordinasi TNI AD.

Sementara itu dari Tual masih menyelesaikan pergantian petugas KPPS dan KPUD, hal itu langsung dijawab oleh Ketua KPU dan Sekjen Bawaslu yang hadir ikut memberikan pendampingan sambutan.

"Kantor KPU dan Bawaslu perlu dijaga oleh TNI agar para petugas KPU dan Bawaslu daerah ikut mendapat perlindungan dari gangguan sehingga semua dapat berjalan dengan baik," papar Sekjen Bawaslu yang menggantikan Ketua Bawaslu yang saat ini berada di Hong Kong mengawasi perhelatan pencoblosan Pilpres 2014 bersama dengan Konjen Hong Kong dan Macau, Chalief Akbar Tj.

Dalam hari-hari tenang diingatkan untuk terus mengawasi kondisi yang kondunsif dan ikut membersihkan alat peraga kampanye dari banyak titik di seluruh wilayah Indonesia.