Muti Didi Film; Siap Rilis SuperDidi Lusa 21 April 2016

Muti Didi Film; Siap Rilis SuperDidi Lusa 21 April 2016

Cikini, Jakarta, Kabarindo- Pantas saja Reymund Levy yang memang disapa Didi oleh kedua buah hati mereka.

Sang isteri yang disapa Muti, keduanya ada Muti dan Didi untuk kedua anak yang berakting sangat natural dan apa adanya, Anjanique Renney dan Aviela Reyna.

Keduanya selain orang tua juga pemilik Muti Didi Film dan bertindak sebagai produser film perdana berjudul SuperDidi memang butuh penonton.

Anda bersama keluarga, para ayah yang selama ini memang masih gamang dengan perannya. Apa betul, mendidik dan mengasuh anak itu adalah otoritas dari ibu saja ?

Apa betul sang ayah harus didapuk alias menikmati zona nyaman sebagai pencari duit belaka ? Berjibaku siang malam mencari nafkah sampai-sampai pulang disaat bersua rembulan dimana anak-anak sudah terlelap.

Tak ada lagi mentari dan embun pagi karena sang ayah masih terlelap dan tidak mau dibangunkan untuk sekedar memandikan si kecil, menemani sarapan atau mengantar ke sekolah ?

“Film Super Didi merupakan film yang terinspirasi dari kisah seorang ayah yang sangat dekat dengan anak-anak dan keluarganya. Pengalaman ini merupakan refleksi dari setiap ayah atau para istri yang bangga dengan suaminya. Kisah yang diangkat dari film ini sangat natural dan merupakan kejadian sehari-hari yang sering kita alami dalam keluarga. Kami berharap film ini bisa menjadi cermin bagi setiap keluarga yang nanti akan menontonnya,” jelas Reymund tentang film produksi perdananya ini.

Vino terlihat sangat berbinar-binar dan cekatan memberi statement yang inspiratif bahwa ia beruntung dapat memerankan Arka.

"Ayah itu punya andil dalam tumbuh kembang anak dan saya setuju bahwa dalam pembentukan karakter anak justeru dari sang ayah jadi memang perlu kerjasama kedua belang. Saya suka dengan kesederhanaan film ini yang sarat menitipkan pesan moral kepada penonton yang tentu saja sangat menghibur dalam mendidik anak dalam sudut pandang yang komprehensif," papar Vino bersemangat.

Yah, ia memerankan sosok Arka yang harus mengurus dua anak sendirian selama 2 pekan ditinggal sang isteri ke Hong Kong.

Reymund sangat merasa terkesan dengan perkembangan dunia parenting di Indonesia saat ini, termasuk dengan kesempatannya sebagai salah satu Penyiar Radio di V Radio dan membawakan salah satu Program bertajuk 'Profil Papa Paling Keren' (P3K) ini membuatnya banyak sekali
referensi dan pengetahuan baru bahwa sebenarnya dunia parenting itu berkembang dan dapat dijadikan inspirasi sebagai satu cerita menarik jika disuguhkan dalam bentuk Film.

Berbekal teman dan pengetahuannya dalam program radio tadi, akhirnya Reymund memberanikan diri untuk mengungkapkan maksudnya ini kepada sejumlah temannya yang di mendukungnya untuk memfilmkan film ini. Gayung bersambut, teman-teman Rey pun banyak yang membantu dalam mewujudkan ide cemerlang tersebut, baik dari kalangan artis, penyiar, dan teman perfilman dari rilis yang diterima redaksi.

Redaksi mendapati dua buah buku yang sudah diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama, berupa buku "Ayah Pembajak : Giliran Ayah Curhat dan Berbagi Pengalaman Soal Anak" dan buku novel Super Didi, yang rencananya buku Ayah Pembajak dapat dibeli setelah film Super Didi ditayangkan nanti.

Selain itu, film Super Didi juga menghadirkan dua buah lagu original soundtrack berjudul "Super Didi (Yang Terbaik)" oleh Baim dan Amanda, dan "I Love You, Didi" dibawakan oleh Anjanique Renney dan Aviela Reyna. Kedua lagu ini sudah bisa didownload di iTunes.

Muti alias Wina diperankan apik oleh Karina Nadila bersama pasangan Verdi Sulaiman dan isterinya. Mayang atau si Oma Sayang (Ira Maya Sopha) kompak bersama Opa (Mathias Muchus), ada Mbak Ami (Tizza Radia) bersama Sandy Pas Band serta 'Pembajak' lainnya.

Redaksi mengaku suka dengan premis di 5 menit pertama yang menyuguhkan perang bantal dan dipastikan ini menjadi adegan sangat sparkling dinikmati oleh anak-anak dimana ruangan tidur bertaburan ke mana-mana antara Arka dengan kedua anaknya di pagi hari.

Tak salah standing applaus diberikan kepada Hadrah Daeng Ratu dan Adis Kayl Yurahmah. Saat bersua di markas KOPIKabarindo, dari pengakuannya Hadrah dan Adis sendiri merasa sangat senang bisa terlibat di Film ini sebagai sutradara.

Sebagai penggemar film keluarga, mereka melihat cerita ini sangat menarik dan bisa menginspirasi bagi siapa saja yang menonton, karena ini film keluarga.

Hadir juga Budhita Arini, penulis skenario SuperDidi

"Saya harus memotret realitas sesungguhnya dalam keseharian dari produser Rey yang memang disapa Didi oleh anak-anaknya yang ikut bermain untuk pertama kali. Mereka anak cerdas dan sangat natural hampir-hampir tidak berakting sama sekali, Anjanique Renney dan Aviela Reyna. Mareka adalah anak-anak dari mas Rey dan Wina sang isteri tercinta," seloroh Budhita.

Sementara itu, sederet aktor ternama Indonesia lainnya ikut membintangi film Super Didi, seperti Joe P. Project, Mike Lucock, Djaitov 'Tigor' Yanda, Patty Sandya, Zilly Larasati dan sederet penyiar radio ternama Indonesia turut mendukung film ini seperti Bayu Oktara Ivy Batuta, Marcella Lumowa, Jill Vandis, Norman RSS, Tiza Radia, Firman D'Mandor, Irwan Ardian, Amy Zein, Antrie Soeryanto dan Meliana Zahra.

Anak Anda sudah berapa tahun saat ini ? Sudah berapa lama Anda tidak bersama-sama dengan mereka ? Merasa tidak rugi sama sekali tidak terlibat dalam tumbuh kembang mereka ? tahu-tahu sudah besar dan tingginya pun sudah menjangkau tinggi badan Anda sebagai ayah.

Merasa ada yang aneh dan tidak pernah merasakan sensasi mengganti popok, membuatkan minum atau sekedar menjadi badut Ancol karena diminta harus melucu ?

"Rugi sekali kalau Anda laki-laki tapi tidak sempat mengurus anak sendiri karena bisa merawat dan mendidik mereka itu keren," papar Sandy Pas Band bangga.

Nah, Ingat 21 April di hari Kamis Anda bersama keluarga harus melihatnya sendiri, apalagi kalau memang saat ini belum terlambat, ambil jatah Anda sebagai ayah yang mengurus anak-anak.

Hari Kartini tidak hanya untuk perempuan khan ?