Musikal Lutung Kasarung; Mulai Bergelantungan Malam Ini

Musikal Lutung Kasarung; Mulai Bergelantungan Malam Ini

Teater Kecil, TIM, Cikini, Jakarta, Kabarindo- Anda tentu masih ingat 90 tahun silam ? Yah, saat itu Lutung Kasarung di pertontonkan perdana dengan ejaan lama Loetoeng Kasaroeng dalam bentuk gending karesmen yang digelar besar-besaran oleh Bupati Bandung RA. Wiranatakusumah.

Anda mungkin bertanya, apa itu Gending Karesmen ? Itu adalah sebuah drama yang dialog-dialognya dinyanyikan dengan gerak tarik dan diiringi tetabuhan. Nah, Dede Yusuf selaku Wagub Jawa Barat dan Iman Taufik bersama dengan putera terbaik lainnya seperti Getar Jagat Raya (Penulis Naskah), Ismet Ruchimat & Iman Lukman Sambasunda (Penata Musik, Ayo Sunaryo, Asep Cilok (Penata Tari), Kania Roesli & Deden Siswanto (Penata Kostum), Abdullah Yuliarso (Produser Eksekutif), Dave Laksono (Produser), Anti Yank dan Aulia Mahariza (Produser Pelaksana).

Mulai malam ini, legenda masyarakat Sunda tentang perjalanan Sanghyang Guruminda dari Kahyangan yang diturunkan ke Buana Panca Tengah (Bumi) dalam wujud Lutung (Sejenis Monyet) yang memadu kasih dengan Purbasari dengan intrik dan rasa cemburu saudaranya Purbararang.

Dari rilis yang diterima redaksi, setahun yang lalu 2011 telah sukses dan tahun ini Yayasan Prima Ardian Tana dan Regu Kerja Didi Petet bersama melompat dengan Lutung Kasarung ke Jakarta.

"Tentu saja beda dari sisi panggung, kostum dan naskah dari sejak 90 tahun silam karena semua serba modern. Ditangan para tim kreatif, mulai kostum, musik serta panggung sudah bercita rasa kekininia yang inspiratif, imjinatif dan ekspresif tanpa kehilangan esensi dari nilai-nilai filosofis ke-Sundaan, latar budaya Bumi Padjajaran dan nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat Jawa Barat," jelas Didi Petet selaku pengagas Musikal Lutung Kasarung.

Redaksi bersama dengan media massa lainnya dibuat terpukau dengan kostum, tata lampu serta kemahiran para seniman tanah air yang terdiri dari solois, diva dan musisi seperti Melly Goeslaw yang bergelantungan dengan kostum bling-bling dan menyanyi sambil ditarik keatas melayang. Ia bersama Ronny Waluya, Poppy Sovia, Candil, Nina Tamam, Netta dan Marcell Siahaan saling bersahut-sahutan dengan gerak sambil bernyanyi dengan naskah yang telah diadaptasi ke masa sekarang.

Banyak perbedaan dan saat Anda telah menonton yang di Bandung karena sutradara Didi Petet sudah memastikan itu jauh-jauh hari sebelumnya. Apalagi didukung oleh tim produksi pimpinan Ratna Riantiarno yang telah lama malang melintang di panggung teater dengan Teater Komanya dan sukses menggelar 30 hari nonstop dan meraih Rekor Muri.

Anda bisa menikmati pertunjukkan dua kali sehari yaitu pukul 14.00 dan 19.30 dengan tiket yang dibandrol Rp. 150.000 (kelas 2), Rp. 250.000 (kelas 1), Rp. 350.000 (VIP) dan termahal VVIP (Rp. 650.000).


Selamat Menikmati.......................!