MusiKimia; At Last Punya Album Perdana

MusiKimia; At Last Punya Album Perdana

Sony Music Indonesia, Menteng, Jakarta, Kabarindo- Kali ini ada yang berbeda dari sosok Andi Fadly Arifuddin bersama dengan koleganya Rindra Risyanto Noor, Stephan Santoso dan Surendra Yoyo Prasetyo.

Yah, merekalah MUSIKIMIA, tak ada lagi yang tersisa tentang apa dan siapa mereka serta mengapa menggunakan nama itu karena redaksi sudah mengulasnya tuntas.

Kali ini redaksi tentu ingin berbagi dari sesuatu yang baru dan aktual dari MusiKimia yang tidak bulan Agustus lalu atau entah waktu yang sumir dijanjikan tapi yang jelas album yang berisi 5 lagu yaitu : Ini Dadaku, Apakah Harus Seperti Ini, Kolam Susu, Merdeka Sampai Mati dan Tanah Airku.

Ada yang menarik karena CD sekaligus DVD ini juga mempersembahkan video klip Apakah Harus Seperti Ini, Ini Dadaku, sebuah formulasi Kolam Susu, Swarsa Senyawa dan EPK MusiKimia.

Aroma patriotisme dan nasionalisme memang terasa kental. Dari preskon yang digelar sore tadi, Yoyo mengawali dengan kesyukuran dari mini album bertajuk Indonesia adalah dikarenakan semangat kami semua terasa dalam terhadap Indonesia sebagai tanah air.

"Kami sudah 17 tahun dan sudah dari Sabang sampai Merauke sudah disambangi yang kaya raya dengan khazanah budaya, keindahan alam, kuliner dan lainnya. Untuk itu seharusnya Indonesia paling kaya dan terpandang se-antero negeri. Untuk itu kami generasi muda tak ada kata lain kecuali berkarya saja dengan mini album termasuk lagu lawas berjudul Kolam Susu dari musisi legend Indonesia, Koes Plus. Jadi menurut saya Indonesia adalah kampung saya yang sangat membesarkan saya sehingga cintaku untuk Indonesia," papar Yoyo.

Sementara Rindra optimis Indonesia siap menjadi negeri super power sehingga kita semua bisa berbuat banyak untuknya. "Maju Terus Pantang Mundur saja untuk Indonesia. Kita berikan apa saja yang kita punya untuk negeriku dengan berfikir positif," ungkapnya optimis.

Sementara itu dimata seorang Fadly, Indonesia adalah Atlantis yang hilang, itulah nusantara dengan peradaban besar hanya menurutnya banyak yang galau saja. Kalau Stephan masih menganggap banyak hal yang positif dari Indonesia dibandingkan dengan hal yang negatif saja untuk itu MusiKimia ingin berbagi semangat itu.

Fadly juga menjelaskan dalam CD perdana mereka tidak hanya ada film karena berformat DVD, ada juga foto-foto indah negeri Indonesia menggandeng Instant Nusantara hasil karya fotografer anak negeri.

Anda tentu penasaran dengan lagu yang tercipta dari lirik yang indah. Dari preskon terungkap bahwa Ini Dadaku yang diciptakan oleh Yoyo, ia akui  terinspirasi dari pidato bung Karno, Kolam Susu adalah keindahan nusantara dari recycling Koes Plus dengan lirik yang begitu puitis sementara Merdeka Sampai Mati adalah sebuah perjuangan dari Alm Wiji Thukul dan terakhir Tanah Airku ciptaan bu Sud yang dikolaborasi dengan sebuah puisi yang didapat dari internet oleh Fadli dibacakan dan dimasukkan dalam lagu ciptaan seorang Haris Rahmat Nugraha seorang pelajar teladan dari kota Cirebon.

Ada tanggapan dari Denny Sakrie seorang pengamat bahwa dari reaksi Kimia seorang Senyawa yang mengaku bangga melibatkan jargon Bung Karno saat konfrontasi dengan Malaysia dalam lagu Ini Dadaku.

"Nasionalisme yang diusung oleh MusiKimia sangat tepat apalagi ada video klip dengan foto-foto kolase sangat menggugah. Album ini menarik baru mini dengan 5 lagu saja sudah seperti ini yang sarat pesan untuk bangsa dan anak negeri," papar Denny lugas.

MusiKimia sudah berkibar, tidak saja diajang Diaspora lalu berskala internasional, Shanghai Beijing, Korea, juga perhelatan akbar Java Rockinland. Disiapkan Full Album dengan banyak lagi lagu baru tetap semangat cinta tanah air dan nasionalisme serta cinta.


Lagu-lagu mereka sudah dapat Anda akses juga di ITunes dan CD+DVD sudah  beredar di toko-toko musik kesayangan Anda..........!