Miracle Bangun Rumah Layak Huni; Untuk Keluarga Pra-Sejahtera

Miracle Bangun Rumah Layak Huni; Untuk Keluarga Pra-Sejahtera

Surabaya, Kabarindo- Miracle Aesthetic Clinic bekerja sama dengan Habitat for Humanity Indonesia mengadakan kegiatan “Women Build” untuk membangun tiga rumah layak huni bagi keluarga pra-sejahtera di Jalan Dukuh Kupang Utara I, Surabaya.

Dr. Lanny Juniarti, Presiden Direktur Miracle Aesthetic Clinic Group, mengatakan kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sosial. Pihaknya membantu keluarga pra sejahtera untuk memiliki rumah layak huni agar mereka memiliki kehidupan yang lebih baik.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kebutuhan rumah layak huni di Indonesia masih tinggi. Jumlah masyarakat miskin dan berpenghasilan rendah yang tidak memiliki rumah layak huni diperkirakan mencapai 60 juta pada 2015.

“Taraf kesejahteraan yang masih rendah dengan rumah tidak layak huni secara tidak langsung menjadi tanggung jawab kita sebagai warga negara untuk membantu pemerintah mengentas kemiskinan,” ujar dr. Lanny pada Sabtu (25/10/2014).

Kegiatan Women Build tersebut melibatkan 40 orang perempuan dari internal Miracle maupun eksternal sebagai relawan dalam membangun rumah yang didampingi pengawas konstruksi, misalnya memasang dinding bata dan mencampur semen.

“Para perempuan dilibatkan sebab mereka berperan penting dalam kesejahteraan keluarga dan masyarakat,” ujar dr.Lanny.

Menurut Andri Gunawan, Branch Manager Surabaya dari Habitat for Humanity Indonesia, pemilihan lokasi dan keluarga penerima bantuan sudah melalui tahap analisa dan penilaian.

Dari 12.384 keluarga di Kelurahan Putat Jaya, sebanyak 30% (3.715 keluarga) tercatat sebagai keluarga miskin. Lingkungan kampung di Dukuh Kupang Utara padat, luasan rumah yang terbatas tidak sebanding dengan jumlah anggota keluarga. Karena itu, rumah umumnya dikembangkan ke atas untuk menambah luas rumah.

Namun keterbatasan ekonomi membuat keluarga tidak mampu membangun rumah dengan kualitas material yang baik serta cara yang benar. Rumah semi permanen tanpa struktur beton serta pencahayaan dan penghawaan yang kurang adalah gambaran rumah tidak layak huni di kampung perkotaan.

Andri Gunawan menambahkan, Habitat for Humanity Indonesia cabang Surabaya telah bekerja sama dengan masyarakat di Dukuh Kupang Utara sejak 2010 untuk membantu mereka mengatasi kebutuhan tempat tinggal yang layak huni. Pihaknya juga melaksanakan program Pelatihan Rumah Sehat & Konstruksi Dasar serta Pelatihan Pendidikan Keuangan Keluarga agar memiliki pengetahuan yang baik.

Miracle juga bekerja sama dengan Wings Food dalam bentuk makan siang bersama dan open mini booth dengan menjual produk dengan harga khusus kepada warga.

“Dengan memiliki rumah layak huni dan pengetahuan tentang kesehatan, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan warga,” ujar dr. Lanny.