Miliki Bentuk Tubuh Indah; Dengan Prosedur Lipotransfer

Miliki Bentuk Tubuh Indah; Dengan Prosedur Lipotransfer

Surabaya, Kabarindo- Tubuh indah dengan perut rata adalah dambaan wanita. Namun tidak setiap wanita memilikinya. Untuk itu, banyak wanita rela melakukan berbagai cara untuk mewujudkannya. Namun apakah cara tersebut dilakukan oleh tenaga ahli yang profesional sehingga aman dan memberikan hasil maksimal?

Salah satu cara untuk membentuk tubuh ideal adalah dengan Lipotransfer yaitu prosedur terbaru pembentukan tubuh dengan alat berteknologi Jerman, Aquashape by Bodyjet (Water assisted Liposuction), yang diperkenalkan Profira Aesthetic & Anti-Aging Clinic.

Dr. Novita Damayanti SpKK mengatakan, Lipotransfer merupakan teknologi terbaru Liposuction yang menggunakan waterjet spray untuk memisahkan sel-sel lemak secara langsung dengan Iembut sehingga mudah dilakukan suction.

“Lewat prosedur ini, tidak diperlukan tekanan yang kuat untuk memecahkan dan mengeluarkan sel-sel lemak sehingga lebih nyaman untuk pasien,” ujarnya dalam seminar yang diadakan Profira HR. Muhammad beberapa waktu lalu kepada redaksi kabarindo.

Menurut dr. Novita, prosedur ini bisa dilakukan wanita maupun pria. Namun sebaiknya oleh orang berusia dewasa yang memiliki berat badan sekitar 30% lebih dari berat badan ideal serta masih memiliki elastisitas kulit dan tonus otot yang baik.

Ia menekankan, wanita hamil atau penderita penyakit berat tidak boleh melakukan Lipotransfer. Jika memiliki penyakit penyerta seperti diabetes, hipertensi, peyakit jantung, paru-paru dan penyakit menahun lainnya, perlu berkonsultasi dengan dokter lebih dulu.

Dr. Novita mengatakan, sebelum melakukan Lipotransfer, pasien tak perlu berpantang makanan, namun tidak boleh mengonsumsi obat-obatan pengencer darah. Jamu-jamuan dan obat herbal sebaiknya dihentikan minimal 3 minggu sebelum tindakan sampai 1 minggu seteiah tindakan.

Ia menjelaskan prosedur Lipotransfer. Gentle water spray pada water liposuction akan mengurangi rasa nyeri saat dilakukan suction, sehingga prosedurnya dapat dilakukan dengan anestesi lokal, membutuhkan waktu lebih sedikit serta mengurangi resiko terjadinya lebam dan bengkak.

Penggunaan water spray untuk memisahkan sel-sel lemak akan mempertahankan keutuhan sel sehingga lemak yang didapat menggunakan water liposuction dapat dipindahkan ke bagian tubuh Iain sepertl payudara, bokong dan wajah (fat transfer/lipofiling). Sel lemak yang dihasilkan / diambil berwarna putih atau kuning terang yang berarti kerusakan pembuluh darah sangat minimal. Hal ini berbeda dengan teknologi liposuction sebelumnya dimana sel lemak dihancurkan sehingga tidak dapat dipakai untuk fat transfer.

“Dengan lemak sendiri (bukan benda asing) yang diisikan, maka resiko penolakan tubuh terhadap benda tersebut dapat diminimalkan,” ujarnya.

Pasien bisa mengalami bengkak selama 3-5 hari, namun kemudian akan menyusut. Jadi tak perlu menjalani rawat inap setelah prosedur  Mereka dapat langsung pulang dan besoknya boleh melakukan aktivitas seperti biasa, bahkan beberapa hari setelahnya bisa berolahraga.

Namun ada hal yang harus ditaati pasien. Setelah prosedur, pasien harus mengenakan pressure/compression garment (korset) yang direkomendasikan oleh dokter. Garment ini harus digunakan 24 jam selama 2 minggu pertama yang dapat dilepas saat mandi. Mandi diperbolehkan 1-2 hari setelah tindakan. Juga dianjurkan untuk kontrol 5-7 hari pasca tindakan untuk melepas jahitan pada lubang tempat masuknya kanula.

Dr. Novita menambahkan, hasil maksimal dapat terlihat antara 1-3 bulan. Namun akan terjadi penyusutan jika melakukan pembesaran payudara dan bokong karena ada sebagian kecil sel lemak yang tidak bertahan hidup dan diserap oleh tubuh.