Menko PMK RI-Puan Maharani; Terima Kunjungan Kerja Ratu Maxima

Menko PMK RI-Puan Maharani; Terima Kunjungan Kerja Ratu Maxima

Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kabarindo- Menteri Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan RI Puan Maharani menerima kunjungan kerja Utusan Khusus PBB Ratu Maxima dari Belanda di Kantor Kementerian PMK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, jelang akhir pekan ini.

"Baru saja saya bertemu dengan Ratu Maxima dari Belanda, beliau sangat konsen dengan perkembangan layanan keuangan digital di Indonesia yang saat ini diharapkan bahwa sampai tahun 2019 itu akan ada 75% pengguna atau pemakai dari layanan keuangan digital yang ada di Bank-bank di Indonesia," ujar Puan saat dijumpai rekan media usai acara tersebut.

Lebih lanjut, ia mengatakan, apa yang dimaksud layanan keuangan digital itu artinya semua layanan bansos dan non bansos itu,  dilakukan melalui non cash. Jadi melalui Bank. Dari hal ini kemudian, bagaimana caranya kita melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, supaya mulai tahun ini dan selanjutnya layanan bansos atau perlindungan sosial itu dilakukan non cash.

"Oleh karena itu sekarang ini tahun 2016, pemerintah sudah mulai berupaya membuat dan membangun serta melayani penerima perlindungan sosial melalui layanan keuangan digital yang disebut e-warung (elektronik warung gotong royong), dimana warga masyarakat bisa mengambil bantuan-bantuan sosial dan bisa mengambil uang dari kartu Indonesia pintarnya, atau melakukan layanan yang berkaitan dengan ide serta program keluarga harapan di layanan e-Warung," papar Puan.

Ia mencontohkan manfaat layanan e-warung tersebut, seperti dapat mengambil beras dengan melalui kartu e-Warung tersebut.

Selain itu, Puan juga mengutarakan, bahwa untuk pelaksanaannya, layanan keuangan digital ini akan bekerjasama dengan Bank-bank yang ada di Indonesia. Namun sementara saat ini, pelaksanaannya baru akan dilakukan kerjasama dengan 4 Bank pemerintah dahulu.

"Kedepan setelah kami melakukan sosialisasi dan edukasi, dan bila dalam pelaksanaannya dianggap hal itu sudah cukup baik pengetahuannya dan mampu melakukan semua perlindungan sosial ini, nantinya kita akan tambah lagi Bank-bank lainnya, untuk bisa memenuhi kebutuhan masyarakat tersebut, sehingga nantinya agen-agen bank itu bisa datang langsung ke warga masyarakat tanpa harus masyarakat mencari cari mereka," tutur Puan.

Hal ini kemudian bagaimana layanan digital ini kedepannya memang diperlukan untuk  mendorong masyarakat agar memenuhi kehidupan yang lebih baik dan mandiri.

"Diharapkan perputaran uang pun akan lebih jelas, serta masyarakat terus di dorong untuk produktif tapi tidak konsumtif dan apapun yang mereka lakukan disekitar wilayah mereka yang berkaitan dengan UMKM juga bisa dijual di layanan e-Warung ini, karena kan bukan hanya memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat, namun kedepannya lebih mendorong masyarakat untuk lebih mandiri dan menjadi hidupnya lebih baik," pungkasnya.

Sementara itu, dalam pertemuan tersebut, Puan juga mengutarakan pembicaraannya terkait beberapa hal dengan Ratu Maxima yang konsen dalam memberdayakan kaum perempuan dalam layanan keuangan digital tersebut.

"Pertama, beliau mendorong Indonesia kedepannya bisa mengintegrasikan kartu-kartu combo yang kemudian digunakan dengan manfaat yang banyak, dan yang kedua bagaimana beliau berkeinginan bahwa perempuan perempuan yang ada di Indonesia salah satu menjadi  sasaran untuk diberikan edukasi. Karena di tangan kaum perempuan inilah sebenarnya apa-apa saja yang bisa dilakukan. Disamping itu, Ratu Maxima juga menginginkan kaum perempuan dapat atau bisa diajari bagaimana caranya menggunakan smartphone. Jadi Ratu Maxima sangat konsen dengan kaum perempuan dan anak-anak serta konsen terhadap bagaimana menjadikan hidup masyarakat agar lebih baik sehingga dapat berperan dan mengikuti program-program pemerintah," tutupnya.