Menkes RI; Gandeng Pusdikkes Kodiklat TNI AD

Menkes RI; Gandeng Pusdikkes Kodiklat TNI AD

Kramat Jati, Jakarta, Kabarindo- Untuk mewujudkan salah satu program Agenda ke-5 Nawa Cita Program Indonesia Sehat yakni, "meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia”, Senin, 18/04/2016 Menteri Kesehatan, Nila F. Moeloek.

Ia membuka program dan memberikan pembekalan Tim Nusantara Sehat Gelombang I 2016 di Pusdikkes Kodiklat TNI AD Bogor KM.30, Kramat Jati, Jakarta Timur, (18/04/2016).

"Atas rahmat Tuhan Yang Maha Esa, program Pembekalan Nusantara Sehat 2016, secara resmi saya buka," ucap Nila F.Moeloek mengawali upacara pembukaan program pembekalan Nusantara Sehat 2016 di hadapan ratusan peserta pembekalan di Lapangan Pusdikkes Kodiklat TNI AD, Jakarta.

Kelanjutan Program Indonesia Sehat ini dituangkan dalam bentuk rencana jangka menengah Kementerian Kesehatan yang ditetapkan pada Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.02.02/Menkes/52/2015 tentang Rencana Strategis Kementerian Kesehatan dimana salah satu kebijakan pada periode 2015-2019 adalah Penguatan pelayanan kesehatan (yankes) primer.

Kebijakan Prioritas Kementerian Kesehatan periode 2015-2019 adalah permasalahan kesehatan yang mendesak seperti angka kematian ibu dan bayi yang masih tinggi, angka gizi buruk, serta angka harapan hidup yang sangat ditentukan oleh kualitas pelayanan primer.

"Penguatan Yankes (Layanan Kesehatan)  Primer adalah garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat yang berfungsi memberikan pelayanan kesehatan dan melakukan upaya preventif atau pencegahan penyakit secara luas," ujar Nila F. Moeloek saat memberikan sambutannya

Ia juga menjelaskan, penguatan Yankes Primer mencakup tiga hal diantaranya, Fisik (pembenahan infrastruktur), Sarana (pembenahan fasilitas), dan Sumber Daya Manusia (penguatan tenaga kesehatan selain dokter) antara lain melalui penempatan tenaga kesehatan berdasarkan Team based (Tim Nusantara Sehat).

Dalam kesempatan itu pula, Menkes memaparkan bahwa Tim Nusantara Sehat tahun 2016 ini akan ditempatkan 130 Tim yang di bagi dalam beberapa tahap. Pada tahap pertama ini berjumlah 225 orang (45 tim) yang akan bertugas di 45 Puskesmas dan berlokasi di 29 Kabupaten di Daerah Tertinggal, Perbatasan dan Kepulauan (DTPK) pada 15 Provinsi, antara Iain terdiri dari dokter, perawat, bidan, tenaga kesehatan masyarakat, tenaga kesehatan lingkungan, ahli analisis medis dan tenaga kefarmasian untuk siap terjun ke daerah terpencil.

“Mereka yang dikirim merupakan tenaga muda di bawah 30 tahun dan belum menikah”, kata Menkes.

Para tenaga kesehatan akan diberi pembekalan terkait dengan penyakit yang sering ditangani di puskesmas dan dibekali ilmu kesehatan anak, ilmu komunikasi, menghadapi situasi emergensi, diberi ilmu kepemimpinan, penguatan mental dan pelatihan miiiter.

Tujuan Program Nusantara Sehat ini untuk memberikan pembekalan dalam rangka untuk memperkuat pelayanan kesehatan di puskesmas. Dan program pembekalan ini terdiri dari bela negara, penguatan program, pengembangan diri serta pelayanan medis dan komunitas.

Hadir dalam upacara pembukaan program Nusantara Sehat 2016, Komandan Diklat (Kodiklat) TNI AD, Letjen TNI Agus Kriswanto berserta jajaran prajurit TNI Angkatan Darat, dan para tamu undangan.

Program ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi dan profesionalitas melalui Pembekalan Tim Nusantara Sehat ini, jelas Menkes.

Menkes juga berharap kepada anggota Angkatan Pertama Nusantara Sehat, agar dapat memanfaatkan waktu pembekalan ini dengan sebaik-baiknya sehingga dapat memahami berbagai program pemerintah yang akan dilaksanakan, dan dengan membina hubungan baik dengan sesama peserta dan pelatih/narasumber, diharapkan tujuan pembekalan tim Nusantara Sehat 2016 dapat tercapai secara optimal, jelasnya lanjut memotivasi para peserta diklat.

Terakhir, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada jajaran Kodiklat TNI AD yang siap ikut berperan dalam memberikan pembekalan dan menumbuhkan jiwa korsa kepada para peserta Tim Nusantara Sehat 2016 ini, tutupnya.