Mendag Thomas Lembong; Siapkan Pejabat Eselon 1 Yang Sigap

Mendag Thomas Lembong; Siapkan Pejabat Eselon 1 Yang Sigap



Jakarta, Kabarindo– Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong.

Ia meminta jajaran birokrasi di Kementerian Perdagangan tidak lengah dengan kondisi saat ini. Setiap pejabat Kemendag diminta untuk tetap bekerja keras.

"Saya minta semuanya agar tidak lengah. Menghadapi situasi ekonomi global dan nasional seperti sekarang ini, kita jangan sampai lengah," tegas Thomas Lembong dalam sambutan pelantikan Pejabat Eselon 1 di lingkungan Kementerian Perdagangan, beberapa waktu lalu.

Situasi ekonomi nasional sangat dipengaruhi dinamika ekonomi global. Neraca perdagangan menjadi indikator pertumbuhan ekonomi nasional. Kondisi nilai tukar rupiah yang kini terus menguat dan stabil, dikatakan Thomas Lembong, tetap harus mendapatkan perhatian serius. "Kita harus makin kerja keras. Kita jangan patah semangat," pinta Mendag.

Berikut nama-nama Pejabat Eselon 1 yang dilantik Menteri Perdagangan Thomas Lembong:
1. Srie Agustina dilantik sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan. Sebelumnya ia menjabat sebagai Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri. Ia dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 23/TPA Tahun 2016 tanggal 4 Maret 2016.
2. Iman Pambagyo dilantik sebagai Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional. Sebelumnya ia menjabat sebagai Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Diplomasi Perdagangan dan mantan Dubes WTO. Ia dilantik berdasarkan keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 23/TPA Tahun 2016 tanggal 4 Maret 2016.
3. Bachrul Chairi dilantik sebagai Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi. Sebelumnya ia menjabat sebagai Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional. Ia dilantik berdasarkan keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 23/TPA Tahun 2016 tanggal 4 Maret 2016.
4. Sutriono Edi dilantik sebagai Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Pengamanan Pasar (sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi). Ia dilantik berdasarkan keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 27/TPA Tahun 2015 tanggal 17 Desember 2015.