Mendag Tekankan Peran Koperasi; Penting Dalam Penyaluran Pupuk Bersubsidi

Mendag Tekankan Peran Koperasi; Penting Dalam Penyaluran Pupuk Bersubsidi

Malang, Kabarindo- Kementerian Perdagangan mendukung penuh komitmen peningkatan peran Koperasi dalam penyaluran pupuk bersubsidi.

Peningkatan peran tersebut dilakukan secara bertahap seiring dengan kesiapan koperasi masuk dalam pendistribusian pupuk tersebut.

"Menteri Koperasi dan UKM dapat terus mendorong koperasi untuk mengisi peluang-peluang yang telah tersedia ini, seperti halnya pada hari ini kita menyaksikan penandatanganan perjanjian penyaluran pupuk bersubsidi antara pihak produsen (PT. Petrokimia Gresik, PT. Pupuk Kaltim, PT. Pusri Palembang) dengan KUD Dampit wilayah kerja Malang, KUD Tri Karya wilayah kerja Banyuwangi dan Puskud Banten wilayah kerja Lebak," ujar Menteri Perdagangan Rachmat Gobel saat memberikan arahan pada acara Launching Pengangkatan Koperasi Menjadi Distributor Pupuk Bersubsidi, di Kabupaten Malang, Jawa Timur, akhir pekan ini.

“Pada tahap awal terdapat 8 koperasi yang siap untuk mendistribusikan pupuk bersubsidi. Selanjutnya akan disiapkan lagi menjadi 26 koperasi, bertambah lagi menjadi 70 koperasi hingga mencapai 93 koperasi dari yang diajukan sebanyak 150 koperasi,” jelas Mendag.

Untuk menyelesaikan tata kelola pupuk bersubsidi, Mendag menekankan bahwa saat ini diperlukan suatu terobosan baru. "Kita memerlukan suatu terobosan baru agar tidak ada lagi namanya pupuk terlambat atau kelangkaan pupuk. Apalagi pupuk bersubsidi menjadi barang dalam pengawasan. Kita akan perbaiki ini bersama Kementerian Pertanian, Keuangan, dan BUMN," ungkap Rachmat.

Sementara itu di tingkat lapangan, Mendag mengingatkan agar pupuk bersubdisi dapat disalurkan kepada petani yang berhak dengan sebaik-baiknya. "Jangan main-main dengan pupuk bersubsidi. Pupuk bersubsidi agar disalurkan kepada petani yang berhak dengan sebaik-baiknya, setepat-tepatnya, jangan ada kecurangan, jangan ada yang menimbun atau mencoba mengoplos, kasihan petani yang memerlukan pupuk," tegas Mendag.

Melalui Komisi Pengawas Pupuk Pestisida (KP3) Kabupaten Malang, Mendag juga meminta Bupati untuk terus melakukan pengawasan terhadap penyaluran pupuk bersubsidi di wilayah Malang sebagaimana telah dilakukan
dengan baik saat ini.

Pada acara tersebut, apresiasi yang mendalam juga disampaikan oleh Mendag kepada Kementerian Koperasi dan UKM, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Malang serta produsen pupuk yang telah
bekerja sama dengan baik dalam upaya meningkatkan peran koperasi dalam penyaluran pupuk bersubsidi.