Marlupi Dance Academy; Persembahkan Mahakarya 2013

Marlupi Dance Academy; Persembahkan Mahakarya 2013

Teater Kecil TIM, Jakarta, Kabarindo- Tak terasa sudah hampir 1 dekade dari cita-cita dan asa dari sosok inspiratif bunda Marlupi semenjak dari kota Surabaya yang tentu saja sudah lebih dari 10 tahun karena dari ia masih belia.

Penghujung tahun 2013 ini dalam rangka menumbuhkan kesadaran penduduk Indonesia terhadap kesenian tari balet, Marlupi Dance Academy, sekolah balet di Indonesia yang telah berdiri sejak tahun 1956, akan mempersembahkan pergelaran mahakarya tari balet dengan judul Sleeping Beauty- The Story of Classical Ballet mulai besok Sabtu, 26 Oktober 2013  dan Minggu di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

Pergelaran ini akan melibatkan 125  putra putri Indonesia yang akan berkolaborasi bersama dua orang penari balet profesional asal Jepang dan Perancis yakni Moka Maihara dan Remi Lartique. Bertindak sebagai Artist Director, Fifi Sijangga, LRAD, ARAD, AISTD memiliki harapan agar melalui pergelaran balet seperti ini, akan mampu meningkatkan kesadaran bangsa Indonesia terhadap kesenian balet yang selama ini masih dipandang sebelah mata.

Dalam pergelaran ini, penari balet yang berumur antara 6-30 tahun akan memberikan penampilan selama kurang lebih 120 menit dengan alur cerita tentang dongeng putri tidur Aurora dan pangeran Desire. Salah satu putra putri Indonesia yang ikut berpartisipasi dalam pergelaran ini adalah Claresta Sijangga Alim, ARAD.

Claresta adalah penari balet asal Indonesia, alumni Marlupi Dance Academy, yang mampu mengharumkan nama bangsa dengan memiliki karir internasional melalui terpilihnya ia menjadi satu-satunya anggota profesional asal Indonesia di Art Ballet Theatre of Florida, Amerika Serikat. Selain Clarisa, Moka Maihara dan Remi Lartique yang merupakan penari balet profesional asal Jepang dan Perancis juga akan ikut ambil bagian dalam pergelaran ini, yang juga bertujuan untuk berbagi pengalaman profesional mereka ke putra putri Indonesia dalam menghadapi karir balet di dunia internasional.

“Saya mewakili seluruh tim penari Balet dari Marlupi Academy sangat berharap melalui pergelaran ini, bangsa Indonesia khususnya pemerintah akan memberikan perhatian khusus terhadap seni tari balet. Meskipun bukan kesenian asli Indonesia, tidak menutup kemungkinan bahwa penduduk Indonesia yang mahir dalam menari balet, akan mampu mengharumkan nama bangsa di dunia Internasional” Fifi Sijangga mengatakan.

The Classical Ballet of Sleeping Beauty pada awalnya ditulis oleh Pyotr Ilyich Tchaikovsky, seniman dalam bidang simponi, opera, dan balet asal Rusia pada tahun 1812. Gerakan tari balet Sleeping Beauty memiliki tantangan tersendiri terutama untuk pemeran putri Aurora. Gerakan koreo balet putri Aurora banyak diakui sebagai salah satu yang tersulit karena membutuhkan kemampuan fisik dan teknik yang sempurna.

Pergelaran kesenian balet dapat dinikmati oleh semua kalangan dan tidak hanya untuk pecinta seni. Penampilan balet ini akan menjadi medium yang sangat tepat kepada orang tua untuk memperkenalkan kesenian sejak dini, tentunya kepada putra putri yang akan menjadi generasi penerus bangsa. “Untuk itu, sebagai bentuk ucapan syukur kami, kami juga mengundang 60 anak dari yayasan panti asuhan Dorkas untuk dapat menikmati pergelaran ini secara cuma-cuma. Teknologi boleh maju, tetapi generasi muda sebaiknya jangan sampai mengabaikan maha karya seni baik klasik maupun modern” tambah Fifi yang telah berkiprah dalam dunia balet selama kurang lebih 20 tahun dan pernah mendapatkan menerima Choreography Award dari Jazz World Dance Congress – Gus Giordano di Chicago, Amerika Serikat dan Nagoya, Jepang serta South East Asian Dance Championship di Australia.

Tiket dibandrol dari Rp. 250.000 - Rp. 150.000 untuk sebuah mahakarya, dont miss it............!


Bravo Malupi Dance Academy..........................