Manfaat Meditasi; Efektif Bantu Proses Penyembuhan Penyakit

Manfaat Meditasi; Efektif Bantu Proses Penyembuhan Penyakit

Jakarta, Kabarindo- Aktivitas meditasi sudah dikenal sejak berabad-abad lalu sebagai metode untuk membersihkan pikiran dan juga menenangkan pikiran.

Tidak hanya itu, metode ini juga dipercaya bisa membantu proses penyembuhan penyakit.

Guru meditasi Bali Usada, Merta Ada mengatakan, dengan melakukan meditasi 30 menit per hari, sistem imun dan hormon di tubuh akan lebih baik, sehingga tubuh jadi lebih sehat dan tidak gampang sakit.

“Ilmu kodokteran modern juga sudah membuktikan, bila sistem imun tubuh kuat, maka penyakit-penyakit seperti alergi, kanker dan lainnya dapat diatasi. Secara khusus, meditasi juga bisa melatih pikiran dan mengarahkannya ke bagian-bagiab tubuh yang sakit. Dengan disentuh oleh pikiran yang baik, bagian tubuh yang sakit tersebut akan menjadi rileks. Metabolismenya pun akan jadi bagus, sehingga proses penyembuhan penyakit bisa terjadi,” kata Merta Ada kepada Beritasatu.com di Jakarta, baru-baru ini.

Selain itu, lanjut dia, meditasi juga efektif untuk menenangkan pikiran. “Kalau pikiran tegang, efek ke tubuhnya jadi tidak baik, seperti gelisah dan perasaan tidak tenang. Namun dengan pikiran yang tenang, hidup akan lebih rileks,” ujarnya.

Bahkan, dikatakan Merta Ada, meditasi juga bisa membantu melepaskan diri dari kebiasaan buruk, contohnya kebiasaan merokok. “Terpenting dari semua itu adalah melatih pikiran supaya harmonis. Sehingga bisa lebih mudah menghadapi ketegangan hidup,” lanjutnya.

Merta Ada yang sudah melatih meditasi selama 22 tahun ini menambahkan, meditasi juga bisa digunakan sebagai pendukung pengobatan medis, sehingga proses penyembuhan bisa lebih efektif. “Banyak pasien saya yang berobat ke dokter, tetapi datang juga ke saya. Karena ada beberapa penyakit yang memang butuh pertolongan dokter, ada yang cukup dengan meditasi, ada juga yang butuh kedua-duanya. Jadi menurut saya antara meditasi dan pengobatan medis harus berdampingan,” ujar dia.

Bagi pemula, tentunya meditasi tidak bisa dilakukan seorang diri. Butuh seorang pembimbing yang bisa membantu mengarahkan pikirannya agar lebih tenang supaya konsentrasi dan kesadarannya menjadi lebih baik. “Seperti belajar naik sepeda, belajar meditasi juga butuh proses. Tidak bisa sehari belajar langsung bisa. Sebab banyak pasien saya yang gagal justru karena malas, tidak tekun, dan maunya instan saja,” kata Merta Ada seperti dilansir dari laman beritasatu.